Portalkripto.com — Whale Bitcoin (BTC) menunjukkan sinyal kebakaran jenggot di tengah tren bull run yang tertahan oleh gejolak pasar sepanjang Februari 2023. Selain mengalami penyusutan dari segi jumlah, pergerakan BTC milik whale juga memperlihatkan tren agresif.
Data yang diolah dari firma analitik Santiment mencatat jumlah whale Bitcoin dengan koleksi 100-10.000 BTC telah mentransfer 40.000 BTC mereka pada rentang 26 Februari-2 Maret 2023. Jumlah BTC yang telah dipindahkan tersebut setara dengan $920 juta atau Rp14 triliun.
#Bitcoin whales holding 100 to 10,000 $BTC have sold or redistributed 40,000 #BTC since February 26, worth ~$920 million. pic.twitter.com/Bzt339UN6N
— Ali (@ali_charts) March 2, 2023
Transfer dari dompet whale milik whale BTC mengindikasikan adanya perpindahan koin mereka, baik dalam bentuk inflow ke bursa untuk dijual, maupun perpindahan aset ke alamat dompet yang baru.
Grafik lain dari Santiment menunjukkan jumlah whale kelas kakap dengan koleksi minimlal 1.000 keping BTC telah susut ketimbang jumlah mereka di awal tahun. Populasi mereka juga sudah berkurang 19% dari 2.489 whale saat all time high (ATH) pada Februari 2021 menjadi 2.011 alamat dompet pada 2 Maret 2023.
🐳📉 The amount of existing whale #Bitcoin addresses are continuing to sink, with 2,011 existing compared to 2,266 that existed one year ago today. 2,489 was the #AllTimeHigh set on February 8th, where prices jumped +70% in the following 10 weeks. https://t.co/wzHKjooCkN pic.twitter.com/hWS8wHNctp
— Santiment (@santimentfeed) March 1, 2023
Indikasi lainnya ditunjukkan oleh Bitcoin Exchange Whale Ratio yang mengalami peningkatan dalam beberapa hari terakhir. Data CryptoQuant menunjukkan Exchange Whale Ratio ini sempat naik tajam dari 20 Februari-28 Februari sebelum kemudian turun lagi. Kenaikan yang memuncak pada rasio 0.6 pada akhir Februari ini menjadi yang terbesar sejak awal 2023.

Exchange Whale Ratio adalah indikator yang mengukur rasio antara 10 transaksi inflow terbesar terhadap total inflow ke bursa. Intinya, metrik ini mengukur total inflow BTC ke bursa yang dibuat oleh 10 transaksi terbesar.
Whale yang menjadi pemegang saldo BTC tertinggi diasumsikan mempengaruhi metrik inflow. Jika nilai indikator tinggi, artinya besar kemungkinan bahwa para whale BTC mengirimkan inflow ke bursa.
Peningkatan indikator dapat menjadi sinyal bearish pergerakan harga BTC. Sebaliknya, bila indikator turun, pergerakan tersebut menunjukkan indikasi bullish bagi BTC.
Harga BTC sendiri masih menunjukkan grafik sideways setelah mengalami reli bull run dengan kenaikan 40% sepanjang Januari lalu. Saat ini, harga BTC ada di kisaran $23.500-an. Reli bull run yang dimulai sejak awal tahun tertahan akibat gejolak pasar selama bulan kedua. Harga BTC cuma naik 1,66% sepanjang Februari.


