Portalkripto.com — Wallet kripto milik salah satu peserta initial coin offering (ICO) Ethereum (ETH) bangkit setelah tertidur panjang selama sembilan tahun sejak 2104. Bangkitnya wallet tersebut juga menandai panen cuan yang dialami si pemilik.
Data detektif kripto Lookonchain mencatat wallet 0x6cC tersebut memperoleh cuan senilai $14,7 juta atau lebih dari Rp220 miliar dari ETH yang dia miliki. Wallet tersebut menerima 8.000 keping ETH dari genesis block Ethereum.
An Ethereum ICO participant who has been dormant for 8 years woke up today.
He transferred all 8000 $ETH($14.7M) to a new address.https://t.co/1griKB9Te9 pic.twitter.com/1bvQh3zsqY
— Lookonchain (@lookonchain) May 28, 2023
Data Etherscan menunjukkan 8.000 ETH tersebut dipindahkan ke alamat wallet baru 0xd78 dan belum bergerak lagi sejauh ini. Alamat anyar ini juga menerima 207 ETH dari wallet 0x9F9 yang sama-sama sudah tidak aktif selama lebih dari 2.000 hari.
ICO ETH diketahui terjadi dalam rentang antara Juli-September 2014. ICO dilakukan dalam dua batch di mana peserta batch pertama mendapat harga 2.000 ETH per 1 Bitcoin (BTC), sedangkan peserta batch kedua beroleh 1337-1999 ETH per 1 BTC.
Harga BTC sendiri saat itu ada di kisaran $600-an per keping. Bila dirupiahkan dengan kursus pada 2014, harga 1 ETH pada saat presale tersebut diperkirakan setara 30 sen atau kurang dari Rp5.000.
Kisah keberhasilan investor awal sejumlah proyek kripto yang kini memang menjadi raksasa menjadi gula-gula tersendiri di jagat kripto. Tak sedikit di antara para investor atau adaptor awal tersebut meraup banyak cuan setelah menunggu bertahun-tahun.
Durian RuntuhÂ
ICO, atau berbagai model penawaran awal kripto lainnya, juga menjadi salah satu momen yang menawarkan kesempatan emas untuk melipatgandakan imbal hasil investasi kripto, meskipun risiko kerugiannya juga tak kalah besar.
Pada November 2022 lalu, Chief Technology Officer (CTO) Indodax, William Sutanto, juga mendapatkan durian runtuh dari ICO ETH yang dia ikuti pada 2014. William berhasil mengklaim harta karun ETH miliknya setelah mengorek-ngorek email lawas.
Jumlah ETH yang dibeli William saat ICO mencapai 500 keping. Ia berhasil meraup cuan nyaris Rp10 miliar dari pergerakan harga ETH yang terjadi selama delapan tahun lebih masa tidak aktif.



