Portalkripto.com — Pendiri Ethereum Vitalik Buterin mengatakan, keruntuhan yang dialami exchange kripto FTX tidak dapat dihindari karena sifatnya yang terpusat (centralized). Komentarnya ini disampaikan dalam acara konferensi LaBitConf di Buenos Aires, Argentina, Jumat, 11 November 2022.
“Tahun ini kami melihat banyak (perusahaan) runtuh karena mereka di bangun dari fundamental yang buruk,” ujarnya, dikutip Decrypt.
Salah satu tokoh paling berpengaruh di industri kripto ini juga menyebut gaya pemasaran yang dilakukan FTX bagaikan gaya diktator di era 1930-an. Gaya ini menurutnya bertentangan dengan etos kripto.
“Orang-orang lebih percaya pada seorang pria berjas yang berkeliling dan menamakan dirinya sendiri dengan ‘Bankman’ (pekerja bank),” kata Buterin.
FTX sempat menjadi exchange kripto terbesar kedua di dunia sebelum akhirnya kolaps hanya dalam waktu sepekan. Ambruknya FTX diduga karena exchange tersebut menjadikan dana pelanggan sebagai jaminan untuk menutup kerugian yang dialami Alameda Research.
Pada Jumat, 11 November 2022, CEO FTX Sam Bankman-Fried resmi mengajukan kepailitan ke pengadilan. Kekayaan Bankman-Fried menyusut dari $16 miliar menjadi hampir tak tersisa.
Selain itu, ia juga menyatakan telah resign dari jabatannya sebagai CEO dan posisinya digantikan oleh John J Ray III. FTX.com menyatakan FTX US, Alameda Research, dan 130 perusahaan afiliasi lainnya yang disebut FTX Group mengajukan perlindungan kepailitan Bab 11 ke pengadilan distrik Delaware.
Selanjutnya FTX meminta lembaga terkait untuk memulai proses kepailitan dan menggunakan aset yang mereka miliki untuk kepentingan para stakeholders.
SBF, meski telah mundur dari CEO, masih akan membantu proses transisi. FTX juga meminta seluruh karyawannya yang tersebar di berbagai negara untuk tetap bekerja dan membantu CEO yang baru keluar dari krisis ini.
Dalam pemberitahuan itu, Ray mengatakan berdasarkan Bab 11 pengadilan akan secepatnya memproses kepailitan dan memenuhi hak-hak para pemangku kepentingan.
“FTX masih memiliki aset yang berharga dan itu hanya bisa dikelola dengan baik dan efektif dalam sebuah kelembagaan yang benar. Saya ingin memastikan kepada semua pihak proses kepailitan ini dijalani dengan hati-hati, ketelitian, dan transparan,” tegasnya.
Perusahaan afiliasi FTX lainnya yang tidak mengajukan kepailitan adalah LedgerX, LLC, FTXD Digital Market Ltd, FTX Australia, dan FTX Express Pay Ltd.


