Portalkripto.com — Pendiri Ethereum, Vitalik Buterin, mengatakan, ia berharap blockchain lain seperti Dogecoin dan Zcash bisa melakukan transisi ke mekanisme konsensus proof-of-stake (PoS). Ethereum sendiri sudah melakukannya pada 15 September 2022 lalu.
“Seiring dengan semakin matangnya proof-of-stake, saya berharap legitimasinya juga semakin meningkat dari waktu ke waktu,” kata Vitalik dalam acara konferensi Mainnet, Jumat, 23 September 2022.
“Saya berharap Zcash bisa pindah. Saya juga sangat berharap Dogecoin akan berkembang menjadi proof-of-stake segera, ”tambahnya.
Buterin mengatakan, transisi Ethereum ke PoS atau The Merge berlangsung cukup lancar. Hanya saja, ia mengakui memang ada beberapa bug yang ditemukan saat meluncurkan testnet..
Dengan melakukan The Merge, Ethereum resmi berpindah dari model proof-of-work (PoW) ke model PoS. Perpindahan ini membuat Ethereum 99,99% lebih hemat energi.
BACA JUGA: Tiga Faktor Pendukung Chiliz (CHZ) akan Koreksi, Berikut Analisanya !
Dalam acara konferensi Mainnet tersebut, Buterin berbicara dengan CEO Messari Ryan Selkis dan CEO Perusahaan Koin Listrik Zooko Wilcox-O’Hearn (yang mengembangkan Zcash).
“Anda mengirimi saya email terkait rencana Anda untuk Ethereum, dan saya berfikir hal itu sangat menyenangkan, tetapi saya rasa tidak akan pernah berhasil. Dan kemudian Anda dan [pengembang] Ethereum membuktikan bahwa saya salah. Itu benar-benar berhasil,” kata Wilcox-O’Hearn, dikutip Decrypt.
Menurut Buterin, blockchain lain selain Dogecoin dan Zcash mungkin ada juga yang mempertimbangkan bertransisi ke PoS. Namun, beberapa lainnya mungkin tidak akan mau melakukannya.
“Bahkan mungkin ada jalan tengah di mana beberapa rantai akhirnya pindah ke proof-of-stake hibrida,” ujarnya.
Namun, untuk saat ini, Buterin mengaku merasa lega melihat keadaan Ethereum, yang menurutnya berada dalam posisi yang jauh lebih baik setelah The Merge.
“Langit yang mendung selama hampir satu dekade akhirnya cerah,” tambahnya.


