Survei: Kripto Tak Lagi Dianggap Ancaman Besar Stabilitas Keuangan

Share :

Portalkripto.com — Kripto tak lagi dianggap sebagai ancaman besar bagi stabilitas keuangan Amerika Serikat (AS) dan global dalam 12 hingga 18 bulan ke depan. Pandangan ini didapat dari survei yang dilakukan oleh The Federal Reserve Bank of New York, satu dari 12 bank federal reserve yang ada di AS.

Menurut hasil survei yang dipublikasikan oleh Rederal Reserve System itu, ada 10 dari 14 risiko potensial yang dianggap paling mengancam stabilitas keuangan. Di posisi pertama ada invasi Rusia ke Ukraina yang dipilih oleh sekitar 78% responden.

14 risiko potensial yang ancam stabilitas keuangan. Kripto ada di posisi ke 12. (sumber: Federal Reserve System)

Rata-rata responden dalam survei ini menganggap perselisihan antarnegara besar lebih berpotensi mengguncang stabilitas keuangan, seperti perang Rusia-Ukraina dan ketegangan AS-Cina. Covid-19 yang mulai melandai juga masih dianggap berbahaya bagi perekonomian global.

Dalam survei, kripto dan stablecoin berada di posisi ke-12 dengan perolehan sekitar 18%. Data tersebut bisa jadi menunjukkan adanya perubahan pola pikir investor terkait keamanan aset digital ini.

Selain kripto, faktor lain yang dianggap tidak akan banyak mempengaruhi stabilitas keuangan adalah kesulitan yang dialami central counterparty/exchange, perlambatan ekonomi Cina, dan penurunan dalam sektor real estate.

Bukan Posisi Aman untuk Kripto

Meski di dalam survei tersebut kripto jauh berada di bawah faktor berisiko lainnya, namun bukan berarti mata uang digital ini berada dalam posisi yang aman.

Dalam laporannya, The Federal Reserve Bank of New York masih memberikan sentimen negatif terhadap kripto. Lembaga tersebut menyinggung nilai dari beberapa kripto besar seperti Bitcoin (BTC), Ether (ETH), BNB (BNB), Cardano (AD), dan XRP (XRP), yang telah turun cukup signifikan hingga 69% jika dibandingkan dengan November 2021.

“Spekulasi dan risiko masih menjadi faktor utama yang mempengaruhi harga aset kripto, yang telah mencatat perubahan besar dalam beberapa tahun terakhir,” ujar The Federal Reserve Bank of New York, dikutip Cointelegraph.

Lembaga itu juga membahas runtuhnya ekosistem Terra yang mengalami kesulitan keuangan karena menggantungkan perusahaannya pada aset kripto/stablecoin. Hal yang bisa membawa perusahaan menuju gerbang kebangkrutan seperti itu menunjukkan kripto belum sepenuhnya aman dan bisa diterima.

DISCLAIMER : Bukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset crypto masih beresiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.