Suara Kripto Antusias Semakin Vokal di Pemilu Paruh Waktu AS

Share :

Portalkripto.com — Pemerintahan Amerika Serikat akan menggelar pemilihan umum atau pemilu paruh waktu pada 8 November 2022.

Seiring dengan perkembangan kripto, semakin banyak pula politisi yang mempertimbangkan sikap mereka terhadap industri kripto karena dinamika pemilih mulai berubah.

Anggota parlemen AS sepertinya harus lebih perhatian sejak kongres memiliki pandangan yang berbeda soal kripto, sementara di sisi lain basis pemilih semakin banyak yang memahami atau pro-kripto.

Kepada TRTWorld, seorang konsultan politik yang berbasis di Washington DC menyatakan industri kripto telah menyadari bahwa mereka tidak bisa lagi diam, sementara politisi berusaha untuk mengatur aset digital mereka.

“Dan para politisi telah menyadari fakta bahwa mereka dapat memanfaatkan potensi pemilih baru,” katanya.

Pemilh kripto berjumlah 44%

Menurut jajak pendapat Global Strategy Group pada awal bulan ini, kripto antusias yang dianggap sebagai pemilih yang memiliki atau sedang mempertimbangkan untuk memiliki aset digital berjumlah 44% dari pemilih di seluruh AS.

17% dari jumlah tersebut sudah memiliki aset digital. Dengan persentase yang tingi, baik kubu Demokrat maupun Republik akan berebut untuk menarik suara mereka.

Pertarungan kedua partai untuk merebut hati pemilik kripto terjadi di sejumlah negara bagian. Misalnya, republikan dari Carolina Utara Ted Budd akan berhadapan dengan Demokrat Cheri Beasley. Sementara Partai Republik yang didukung Peter Thiel, Blake Masters, akan melawan petahana Demokrat Mark Kelly di Arizona.

Sementara di Ohio, calon pejabat pemerintahan malah dipegang oleh kandidat yang pro-kripto yaitu co-sponsor dari Keep Innovation in America Act Tim Ryan dan pemodal ventura dan pemegang Bitcoin JD Vance.

Keadaan ini menggambarkan pemilik aset kripto bukan saja berada di grassrott, tapi sudah menjalar masuk ke birokrasi pemerintahan.

Maka jika jumlah pemilih kripto terus meningkat, minat dari politisi pasti akan terus tumbuh. Mengingat tren demografis yang tersebar luas dan tingkat adopsi semakin tinggi, tidak akan mengejutkan jika kripto menjadi topik utama pada siklus pemilihan berikutnya

Lobi Kongres meningkat

Untuk mendukung pemerintah yang mengatur aset kripto, industri kripto sendiri telah meningkatkan lobinya dengan kongres.

Asosiasi Blockchain yang mewakili lebih dari seratus pemimpin dan organisasi industri kripto telah membentuk komite aksi politik (PAC). Tujuannya adalah untuk mendanai dan mempengaruhi kandidat yang pro-kripto dalam pemilihan mendatang.

PAC Blockchain Amerika atau CryptoPAC adalah organisasi sejenis yang didirikan pada tahun 2021 untuk mendukung industri aset digital di tingkat federal.

Crypto PAC telah menghabiskan $6,8 juta untuk melobi kongres pada kuartal kedua tahun ini. Sementara jumlah mereka yang mewakili industri meningkat hampir tiga kali lipat selama tiga tahun terakhir.

Namun hasil dari lobi-lobi kongres ini berjalan lambat.

Menurut Financial Times, pada 3 Oktober Dewan Pengawas Stabilitas Keuangan AS mengeluarkan laporan yang mendesak anggota parlemen untuk mencagunauntpai kesepakatan tentang pengaturan pasar spot crypto. Namun pejabat yang enggan disebutkan namanya dan dekat dengan kongres mengatakan mereka masih membutuhkan waktu beberapa bulan lagi untuk mengesahkan undang-undang. Hal itu berarti hingga penghujung tahun 2022 ini tidak akan ada perkembangan baru.

Sementara lobi masih terus berlangsung, beberapa anggota kongres pemilik aset kripto secara konsisten menggalang kekuatan. Seperti yang dilakukan oleh Queen Crypto dari Washington, Cynthia Lummis.

Senator Republik wanita berusia 66 tahun ini diperkirakan memiliki Bitcoin sejumlah $50.000 and $100.000.

Dia merupakan arsitek dari rancangan undang-undang yang menjanjikan untuk mengakhiri kebingungan tentang aset kripto sebagai komoditas dan sekuritas. Dia juga yang menciptakan kerangka peraturan untuk semua aset digital.