Portalkripto.com — Validator jaringan Solana menunda pelepasan seluruh koin SOL dalam putaran Epoch 370 pada 10 November 2022. Sebelumnya, validator Solana dikabarkan bakal melepas sekitar 50 juta koin SOL senilai hampir $1 miliar yang mewakili 13% dari total pasokan koin.
Penundaan pelepasan (unstake) koin SOL ini diumumkan Solana Foundation. Sejauh ini, berdasarkan data Solana Compass, sudah ada sekitar 31,2 juta koin SOL yang telah dilepas selama Epoch 370.
Dalam pengumuman Solana, ada sebanyak 63 juta SOL yang sebelumnya dijadwalkan untuk dilepas pada akhir Epoch 370. Jumlah tersebut termasuk 28,5 juta SOL yang dimiliki Solana Foundation sebagai bagian dari treasury perusahaan.
“Epoch” di blockchain Solana mengacu pada periode waktu ketika hadiah staking dibagikan kepada validator. Periode pembagian hadiah ini memakan waktu sekitar dua hari. Validator dapat memilih untuk menyimpan atau melepas token setelah epoch selesai.
Solana Foundation mengklaim batalnya pelepasan koin terjadi lantaran perubahan kebijakan penyedia layanan cloud Hetzner. Pada 2 November, Hetzner disebut menghapus banyak validator independen jaringan Solana.
On 11/2, Hetzner removed many of Solana’s independent validators in connection with a change of Hetzner’s policy. As a result, the Solana Foundation began the process of unstaking 28.5M SOL delegated to those validators as part of the Solana Foundation’s Delegation Program…
— Solana Foundation (@SolanaFndn) November 9, 2022
Token SOL yang dilepas validator ini akan berlabuh di pasar. Pelepasan token dalam jumlah besar ke pasar akan menciptakan situasi banjir suplai dan membuat harga koin tergerus.
Influencer kripto Doctor Profit marah-marah terhadap penundaan unstake Solana. Dalam cuitan di Twitter dia menyebut Solana sebagai “penipuan besar”.
Solana, what a big scam. Peoples coins will be suddenly unlocked in two days instead of today, now after devs were able to unlock their own! + Shutting down website
A slap in the face for those who believed that altcoins are truly decentralized.
Only #Bitcoin is decentralized pic.twitter.com/dV96urj14t
— Doctor Profit 🇨🇠(@DrProfitCrypto) November 10, 2022
Tren Harga Solana
Setelah kabar pelepasan 50 juta SOL mencuat pada 9 November, harga token Solana tersebut rontok 31% dari 24 jam sebelumnya. Kejatuhan harga tersebut turut didorong oleh krisis struktural yang dialami pasar kripto secara umum akibat saga krisis exchange FTX yang dimulai sejak 6 November.
Solana merupakan altcoin klaster besar yang terkena dampak keruntuhan FTX paling parah sejauh ini. Data CoinMarketCap menunjukkan dalam sepekan terakhir harga Solana turun 46.62%. Solana kini juga terlempar dari 10 besar kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar.
Setelah pengumuman penundaan unstake pada 10 November, harga Solana terpantau naik tajam lebih dar 20% selama 24 jam terakhir pada 11 November. Korelasi antara pembatalan unstake dan kenaikan harga ini perlu ditinjau lebih jauh lantaran kenaikan harga juga dipicu laporan Consumer Price Index (CPI) Oktober AS yang mendatangkan angin segar buat pasar.
Laporan CPI yang kerap jadi rujukan inflasi ini terbit pada 10 November. Dalam laporan itu, angka inflasi Oktober berada di 7,7%, lebih rendah dari perkiraan konsensus sebesar 8%.
Penurunan inflasi ini menjadi sentimen positif bagi pasar kripto secara keseluruhan setelah anjlok beberapa hari ke belakang.

Solana Sering Disorot
Ekosistem Solana sendiri kerap menjadi sorotan sejak diluncurkan pada tahun 2020. Hingga September 2022, Cointelegraph melaporkan Solana telah mengalami setidaknya tujuh kali pemadaman jaringan.
Jaringan ini juga mengalami beberapa peretasan sepanjang 2022. Terbaru, pada Oktober, Mango Markets, protokol DeFi berbasis Solana, kehilangan lebih dari $100 juta akibat diretas. Pada awal Agustus, lebih dari $ 4 juta koin dicuri dari wallet Solana.


