Setelah Twitter, Meta Dilaporkan Segera PHK Ribuan Pekerja

Share :

Portalkripto.com — Perusahaan sosial media raksasa, Meta, dilaporkan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) skala besar pekan ini. Kebijakan tersebut diduga berkaitan dengan anjloknya saham META dan kerugian yang terus dialami perusahaan.

Wall Street Journal pada Minggu, 6 November 2022, mengutip sebuah sumber yang menyebut ada ribuan karyawan Meta yang akan terkena PHK dari berbagai divisi. Perusahaan induk Facebook itu per September 2022 tercatat memiliki jumlah pegawai yang cukup besar, sekitar 87.000 orang.

Belum diketahui apakah divisi metaverse Meta, Reality Labs, akan ikut mengurangi jumlah karyawannya. Divisi ini tercatat membukukan kerugian cukup besar dalam kuartal ketiga 2022, sebesar $3,7 miliar.

Pendapatan bersih Meta di Q3 2022 turun 52% dari $9,2 miliar menjadi $4,4 miliar year-on-year. Sebaliknya, pengeluaran justru membengkak, terutama dari proyek metaverse yang juga memberikan kerugian terbesar.

Minat terhadap dunia virtual Meta, Horizon Worlds, semakin meredup. Penggunanya turun drastis menjadi hanya 200.000 orang saja di sepanjang tahun ini.

Tak hanya merugi dari divisi metaverse, saham META juga anjlok hingga 73,19% year-on-year. Saat ini, harga sahamnya $90.79 dan sudah turun 7,56% dalam lima hari terakhir.

Meski begitu, kenyataan pahit yang diterima Meta tak lantas membuat CEO Meta Mark Zuckerberg menyerah. Ia tetap bertekad untuk mendominasi dunia virtual reality hingga dekade berikutnya.

Dalam earning call Q3 2022 pada Oktober lalu, Zuckerberg mengatakan perusahaannya tak hanya fokus berinvestasi pada metaverse, tetapi juga pada area dengan priotitas tinggi, seperti Artificial Intelligence (AI) Discovery Engine dan platform perpesanan.

“Kami berada di jalur yang benar terkait investasi ini dan harus terus berinvestasi banyak di area ini,” kata Zuckerberg, dikutip Cointelegraph.

Sebelumnya, Reality Labs masih aktif membuka rekrutmen pegawai. Sebanyak 38 dari 413 posisi di antaranya berkaitan dengan Augmented Reality dan Virtual Reality. Sepanjang 2020 hingga 2021, Meta juga terus menambah karyawan sebanyak 27.000 orang.