Setelah Jatuh 20% dalam Sepekan, Pergerakan ETH Masih Bawa Angin Segar

Share :

Portalkripto.com– Token native jaringan Ethereum, ETH, kehilangan sekitar 20% selama sepekan terakhir. Pada penutupan kandil mingguan pekan ketiga Agustus 2022, ETH ditutup di harga $ 1,605. Titik ini menjadi support yang solid setelah mampu breakout dari level $ 1,500.

Level saat ini menjadi tumpuan terakhir ETH untuk melanjutkan tren bullish. Jika tidak mampu bertahan di titik tersebut, ETH bisa saja tergelincir lagi ke area $1,500-$1,300. Namun, jika ETH mampu mempertahankan level ini, target ETH selanjutnya terletak di sekitar resistance horizontal di $2.200.

Performa ETH sempat membawa angin segar bagi pasar kripto di pekan kemarin. ETH mampu menembus level $ 2000, seiring dengan agenda The Merge yang diagendakan berlangsung pada 15 September 2022.

Pasar nampaknya masih berharap transisi dari mekanisme konsensus proof-of-work (PoW) ke mekanisme proof-of-stake (PoS) ini dapat menguatkan pergerakan harga ETH. 

Namun, terlepas dari itu, baik secara teknikal maupun sentimen makro, pasar harus tetap waspada dengan kemungkinan terburuk. 


Kamu Bisa Baca Artikel Lain:

Bitcoin Turun ke Level $20.000, Terendah dalam Tiga Pekan

Sejarah Kehancuran Harga BTC dari 2009 hingga 2022


Saat ini pasar aset beresiko seperti kripto masih terombang-ambing sentimen makro yang semakin terlihat memburuk. Tingkat inflasi di sejumlah negara Eropa dan AS belum juga mereda. Selain itu pasar saat ini cenderung menunggu kebijakan makro dari Bank Sentral AS atau The Fed. 

Namun, nada optimis terhadap ETH masih ada. Sejumlah indikator yang membawa optimisme itu adalah meningkatknya pendaftaran Ethereum Name Service (ENS) yang telah berlipat ganda dalam empat bulan terakhir . Kabar tersebut mencerminkan permintaan semakin banyak dompet Ethereum yang aktif. 

Analisa Sentimen On-Chain

Hal ini pun terkonfirmasi dari analisa onchain yang menggambarkan aktivitas dompet Ethereum meningkat. 

Berdasarkan data analisa onchain dari CryptoQuant, menunjukan dalam tiga bulan terakhir, jumlah alamat aktif Ethereum meningkat tajam, tetapi pertumbuhan ini melambat ketika harga mencapai resistensi teknis.

Indikator ini kerap menjadi pertanda tren bullish. Peningkatan aktivitas on-chain, menunjukkan pola yang sehat.

Sementara itu, aktivitas onchain lainnya yakni cadangan aset di bursa pun semakin menurun. Data CryptoQuant menunjukan bahwa pergerakan aset yang masuk di bursa masih berada di bawah pergerakan rata-rata 30 hari. 

Ini menunjukan bahwa potensi aksi jual yang dilakukan bandar cenderung menurun selama sebulan terakhir. 

 

DISCLAIMER : Bukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset crypto masih beresiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.