Portalkripto.com — Harga koin Cronos (CRO) yang merupakan token native Crypto.com menunjukkan tren pergerakan positif selama 24 jam terakhir pada 14 November 2022. Tren positif ini terjadi setelah Crypto.com diterpa isu bank run.
Data CoinMarketCap pada 15 November menunjukkan pergerakan harga positif mencapai 25â„… dalam 24 jam terakhir. Harga CRO diperdagangkan di $0,071 per keping. Walau demikian, Cronos masih jauh berada di bawah harga sebelumnya. Dalam sepekan terakhir, harga Cronos telah jatuh 46% sebagai imbas dari saga kejatuhan FTX.

Tren harga positif yang ditunjukkan CRO muncul setelah Crypto.com mendulang sentimen negatif. Merujuk pada laporan Wall Street Journal (WSJ) pada 14 November, sejumlah investor nampak melakukan aksi bank run alias penarikan dana serempak pada 12-13 November.
Laporan yang mengutip analisis blockchain Crypto.com dari Argus Inc. ini menunjukkan bahwa pengguna menarik $53 juta koin berbasis ETH dalam periode singkat. Sebanyak ETH senilai $14 juta dan $39 juta token berbasis Ethereum lain ditarik selama lebih dari 10 jam antara 12-13 November 2022.
Selama jangka waktu yang sama, Crypto.com menambahkan $33 juta dari wallet lainnya untuk memenuhi penarikan, menurut Argus.
Terkini, via salah satu unggahan teranyar, Bos Crypto.com, Kris Marszalek menyatakan bahwa tren penarikan besar-besaran sudah menurun drastis dan sepenuhnya terkendali.
The withdrawal queue is down 98% within the last 24 hours.
It remains business as usual at https://t.co/pFc4Pz9nFR.
Kudos to our team who built resilient blockchain infrastructure — operating normally under load.
Onwards!
— Kris | Crypto.com (@kris) November 14, 2022
Kontroversi dan Upaya Yakinkan Investor
Tren penarikan besar-besaran ini tak bisa dilepaskan dari faktor krisis FTX yang berdampak struktural kepada pasar kripto. Keruntuhan FTX membuat sentimen sentimen ketakutan, ketidakpastian dan keraguan (FUD) kepada centralized exchange (CEX) menguat tak terkecuali bagi Crypto.com sebagai entitas CEX.
Crypto.com sendiri sudah mengeluarkan Proof of Reserves (PoR) atau bukti cadangan aset perusahaan sebagai upaya untuk meyakinkan konsumen dan meredam turbulensi pasar. Dalam laporan PoR-nya, Crypto.com membeberkan portofolio cadangan aset mereka dengan estimasi total nilai $2,6 miliar merujuk pada data perusahaan analitik blockchain Nansen.
Crypto.com memiliki koleksi aset BTC, ETH, dan stablecoin dalam jumlah besar. Namun Crypto.com juga tercatat memiliki portofolio aset koin meme Shiba Inu sebesar 21,16%. Koleksi SHIB ini lebih besar ketimbang ETH yang dimiliki Crypto.com.

Tapi, setelah perilisan PoR, Crypto.com terlilit kontroversi di mana mereka ketahuan mentransfer 320 ribu koin ETH senilai $405 juta ke alamat wallet exchange lain yakni Gate.io. Waktu transfer ETH dalam jumlah besar dari Crypto.com ini berdekatan dengan momen perilisan laporan hasil audit snapshot PoR Gate.io pada akhir Oktober. Manuver ini menimbulkan kecurigaan publik tentang kemungkinan ratusan ribu ETH dimasukkan ke dalam portofolio cadangan aset Gate.io saat proses audit.
Kris Marszalek, sudah mengklarifikasi bahwa kiriman 320 ribu ETH itu merupakan kesalahan transfer dan seluruh ETH tersebut sudah dikembalikan ke Crypto.com. Gate.io juga menerangkan bahwa transfer tersebut terjadi setelah perusahaan menerbitkan laporan audit aset dana cadangan, yang artinya ratusan juta dolar ETH tersebut tidak dimasukkan sebagai aset cadangan dalam proses audit.
https://t.co/Mr9GCkL2gV confirmed it here:https://t.co/KYtCOez0Vw
— Kris | Crypto.com (@kris) November 13, 2022
Untuk lebih meyakinkan investor, perusahaan exchange yang berbasis di Singapura ini menyelenggarakan konferensi publik dalam format AMA’ (ask-me-anything) pada 14 November.
Dalam AMA yang ditayangkan di YouTube Crypto.com tersebut, Kris meyakinkan investor dengan menepis semua anggapan yang menyatakan bahwa Crypto.com sedang ada dalam masalah. Kris juga meyakinkan bahwa perusahaannya memiliki neraca keuangan kuat dan tidak mengambil risiko keuangan yang merugikan.
“Kami akan membuktikan bahwa mereka semua salah dan akan terus beroperasi sebagaimana kami selalu beroperasi. Kami akan terus menjadi tempat yang aman dan terjamin di mana semua orang dapat mengakses kripto.”
Sebelum pekan hectic kejatuhan FTX dan segala rupa kontroversi yang menerpa exchange, Crypto.com sempat digadang-gadang bakal menjadi ladang cuan seiring datangnya perhelatan Piala Dunia 2022 Qatar yang digelar 20 November-18 Desember. Pasalnya, Crypto.com dikenal sebagai perusahaan yang punya kedekatan dengan dunia olahraga termasuk sepak bola.
Crypto.com sendiri tercatat sebagai salah satu sponsor resmi Piala Dunia FIFA 2022. Belum lama ini, Crypto.com bekerja sama lmerilis lima item koleksi non-fungible token (NFT) eksklusif dalam rangka memeriahkan perhelatan akbar Piala Dunia 2022 FIFA di Qatar dengan perusahaan jasa keuangan multinasional, Visa.
DISCLAIMER : Bukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset crypto masih beresiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.


