Rumor Penerbitan Twitter Coin Berembus, Bos Elon Buka Suara

Share :

Portalkripto.com — Jagat Twitter diramaikan oleh salah satu rumor yang menyebutkan bahwa media sosial yang dipimpin Elon Musk ini akan menerbitkan token kripto Twitter Coin. Twitter Coin disebut-sebut akan menjadi token native terbitan Twitter yang akan difungsikan sebagai alat bayar bagi para penggunanya.

Kabar ini ditiupkan oleh seorang peneliti bernama Jane Manchun Wong. Jane Wong mengklaim telah menemukan gambar “Twitter Coin” setelah mengekstraksi kode sebuah gambar vektor uang. Gambar koin itu juga dibagikan Wong dalam fitur “Tips” yang ada di Twitter.

Pengakuan Wong, kode tersebut diekstraksi dari versi terbaru aplikasi web Twitter. Ikon Twitter Coin kemungkina terkait dengan fitur pemberian tip terintegrasi kripto yang tampaknya sedang dikerjakan oleh Twitter.

“Ini belum diluncurkan; hanya ada sedikit informasi di luar sana tentang apa sebenarnya ini,” kata Wong dikutip dari The Block.

Tweet dan profil Twitter Wong kini sudah dihapus dan tidak bisa lagi diakses. Demikian pula akun Wong di LinkedIn yang juga sempat dia gunakan, telah sepenuhnya menghilang dari peredaran.

Bos Elon Buka Suara

Bos Twitter yang juga pemilik perusahaan mobil setrum Elon Musk buka suara di tengah rumor kehadiran Twitter Coin tersebut. Dalam Twitter Space pada 4 Desember 2022, dia kembali mengungkap ketertarikannya untuk mengintegrasikan alat bayar kripto di Twitter.

“WeChat memiliki banyak fungsi yang seharusnya dimiliki oleh Twitter. Sangat mudah bagi Twitter untuk memiliki pembayaran, baik mata uang fiat maupun kripto, dan membuatnya mudah dan sederhana untuk digunakan orang.”

Elon juga mengatakan bahwa dia percaya aset kripto pada akhirnya akan menemukan pijakan mereka. Kripto diyakini suatu saat nanti bakal dijadikan sebagai cek di bank sentral, juga, turut disertakan dalam kebijakan moneter global.

“Saya pikir ada peran kripto di masa depan tanpa membicarakan koin kripto tertentu, sebagai cara untuk memastikan bahwa sistem moneter tidak sepenuhnya rusak.”