Portalkripto.com — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjadi pembicara di Bitcoin Conference 2023 yang diselenggarakan di Miami, Amerika Serikat (AS) pada 18-20 Mei mendatang. Bitcoin Conference sendiri merupakan salah satu event komunitas Bitcoin yang diselenggarakan secara tahunan.
Tampilnya Ridwan Kamil di event Bitcoin tersebut dikonfirmasi langsung oleh Twitter Bitcoin Conference pada 18 April 2022. Ridwan Kamil seturut pengumuman akan membicarakan dinamika Bitcoin di Jawa Barat.
BREAKING: 🇮🇩 Indonesian Governor @ridwankamil to speak at Bitcoin 2023 conference in Miami
He wants to bring #Bitcoin adoption and mining to his region of more than 50 MILLION people 🙌 pic.twitter.com/cMpFk3sR55
— The Bitcoin Conference (@TheBitcoinConf) April 17, 2023
Kabar kehadiran Ridwan juga telah dikonfirmasi. “Rencananya begitu,” kata tim Ridwan Kamil, saat dikonfirmasi portalkripto.com, Selasa, 18 April 2023.
Ridwan kamil menghadiri event tersebut atas undangan dari Bitcoin Magazine, salah satu media legendaris pertama tentang Bitcoin yang telah eksis sejak 2012. “Kang Emil mau bahas soal potensi energi terbarukan,” tambahnya.
Pengumuman tampilnya Kang Emil di event akbar Bitcoin tahunan ini disambut riuh oleh komunitas kripto di tanah air. Ridwan Kamil sendiri dikenal sebagai salah satu gubernur melek teknologi di Indonesia.
Seturut pengumuman website, event ini akan dihadiri lebih dari 150 pembicara, 15 ribu audiens, 2000 perusahaan. Line up pembicara si ajang ini di antaranya penulis The Big Short dan Moneyball Michael Lewis, Bos MicroStrategy Michael Saylor, Arthur Hayes, CSO Human Rights Foundation Alex Goldstein, Senator AS Cynthia Lummis, dll.
Dilihat dali laman Bitcoin Conference, Ridwan Kamil bakal berbicara selama 15 menit dengan topik “Indonesia Bitcoin Campaign” bersama pembicara lain, Samson Mow, CEO perusahaan teknologi yang berfokus pada Bitcoin, Jan3.

Ridwan dijadwalkan menjadi pembicara pada hari terakhir tanggal 20 Mei di panggung utama Nakamoto Stage. Akan ada puluhan diskusi terkait Bitcoin yang digelar sepanjang tiga hari perhelatan.
Beberapa topik lain yang dibahas dalam konferensi ini di antaranya terkait dengan regulasi, investasi, ekonomi, ekologi, energi, literasi, penambangan, inovasi, jurnalisme, serta isu-isu di lingkaran komunitas seperti protokol ordinal, halving, dll.


