Bitcoin Tembus Rekor Harga Tertinggi Baru, What Next?

Share :

🟠 Ringkasan Berita

  • Rekor Baru: Bitcoin (BTC) menyentuh level tertinggi sepanjang masa di $119.444 pada Minggu, 29 Juni 2025.
  • Likuidasi Massal: Posisi short senilai $20 juta terlikuidasi hanya dalam 1 jam saat harga menembus $119K.
  • Zona Kritis: Resistance kuat di $119K–$120K. Jika tembus, analis memprediksi target naik ke $135K–$140K.
  • Sinyal Positif: Aliran dana institusional tinggi dan optimisme jelang “Crypto Week” dorong momentum bullish.

Bitcoin (BTC) mencetak rekor harga tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Minggu, 13 Juli 2025. Harga BTC menembus level $119.488 dan mencatat kenaikan positif selama 7 hari dengan kenaikan 9%.

Lonjakan harga ini juga memicu likuidasi posisi short (jual). CoinGlass mencatat lebih dari $20 juta posisi short yang terlikuidasi hanya dalam waktu satu jam.

Bersiap Badai Likuidasi

Seorang analis Daan Crypto Trades mengatakan, pencapaian Bitcoin saat ini akan memicu klaster likuiditas yang cukup besar dalam beberan hari ke depan.

“Minggu depan akan menarik. Banyak klaster likuiditas besar di atas dan bawah harga saat ini. Klaster di atas $119K baru saja tersentuh,” tulis  Daan Crypto Trades di X.

BTC liquidation heatmap via Coinglass – @DaanCrypto

Ia menyoroti dua area penting untuk diamati selanjutnya: zona $115.500–$116.500 sebagai support dan area di atas $120.000 sebagai resistance kritis.

Sementara itu, co-founder dari inkubator Web3Ted Labs, Niels menambahkan, area $119K menjadi level resistance yang perlu diperhatikan. Jika BTC mampu menembus level $119K–$120K, ia memprediksi BTC akan membuka jalan ke area $135K–$140K.

“Jika ditolak, kemungkinan besar akan menguji kembali $114K–$115K sebelum memantul,” tulis Niels di akun X nya.

Sumber: @Web3Niels

Optimisme Terus Meningkat: Potensi Kenaikan 50%?

Sementara itu, analis BitBull tetap sangat optimis terhadap arah harga Bitcoin dalam waktu dekat. Ia bahkan sesumbar dalam level harga saat ini, kecil kemungkinan pasar crypto mengalami bearish.

“Tidak ada alasan untuk bearish terhadap $BTC sekarang. Ini breakout mingguan terkuat sejak November 2024, yang kala itu diikuti lonjakan 50%,” tulisnya di X.

BitBull menyebut sejumlah faktor bullish yang memperkuat Bitcoin saat ini, termasuk, diantaranya adalah aliran dana institusional yang mencapai rekor baru, antisipasi event besar “Crypto Week” di AS, hingga rumor pengunduran diri Ketua The Fed, Jerome Powell.