Portalkripto.com — Tesla mengungkapkan kerugian besar imbas dari penurunan ekstrem Bitcoin sepanjang 2022. Perusahaan kendaraan listrik itu ternyata boncos hingga $140 juta atau sekitar Rp2 triliun.
Dalam dokumen yang diberikan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) AS pada Selasa, 31 Januari 2023, Tesla mengatakan kerugian totalnya mencapai $204 juta atau Rp3 triliun. Namun, perusahaan Elon Musk itu juga mendapatkan untung dari penjualan 75% cadangan Bitcoinnya senilai $64 juta (Rp959 miliar).
“Untuk setiap aset digital yang dimiliki sekarang atau di masa mendatang, penurunan ini dapat berdampak negatif terhadap profitabilitas kami pada periode saat penurunan tersebut terjadi dan juga jika nilai pasar keseluruhan dari aset ini meningkat,” tulis Tesla.

Dokumen keuangan Tesla 2022. (sumber: SEC)
Dengan kenaikan Bitcoin hingga 40% sepanjang 2023, bisa dipastikan neraca Tesla bertambah. Meski demikian, perusahaan tersebut belum mengungkapkan berapa total nilai aset digital yang mereka miliki di tahun ini.
Investasi Tesla di Bitcoin
Tesla mulai berinvestasi di Bitcoin pada Q1 2021 sebesar $1,5 miliar. Dengan nilai investasi yang cukup besar itu, sang produsen mobil listrik berhasil mengantongi 42.000 BTC dengan cost basis $32.000 per BTC.
Pada Maret 2021, Tesla menjual 10% Bitcoin dan menghasilkan laba bersih $128 juta. CEO-nya, Elon Musk, mengatakan penjualan ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa Bitcoin sangat likuid untuk menjadi cadangan perusahaan.
Tesla baru menjual lagi Bitcoinnya sebanyak 75% pada Q2 2022. Sejak itu, perusahaan tersebut dilaporkan tidak melakukan pembelian dan penjualan Bitcoin hingga 2023,
Musk sempat menjadikan Bitcoin sebagai pembelian produk Tesla untuk konsumen di AS pada 2021. Akan tetapi, kebijakan itu dicabut beberapa bulan kemudian.
Miliarder tersebut mengatakan, ia ingin memastikan penambang Bitcoin menggunakan 50% energi bersih terbarukan sebelum akhirnya kembali menerima pembayaran Bitcoin. Menurutnya, desakan Tesla terhadap para penambang ini dilakukan demi tren penggunaan energi yang lebih baik di masa depan.


