Penyebab USDC Depegging Usai Silicon Valley Bank Runtuh

Share :

Portalkripto.com — Regulator perbankan California, Amerika Serikat (AS), resmi menutup Silicon Valley Bank (SVB), pada Sabtu, 11 Maret 2023. Penyebab kolapsnya bank ini masih menjadi pertanyaan, namun kenaikan suku bunga acuan yang cukup tinggi oleh The Fed sepanjang tahun lalu diduga menjadi salah satu pemicunya.

SVB tercatat telah kehilangan $1,8 miliar dalam bentuk obligasi dan gagal mendapatkan kucuran modal baru untuk menutup kerugian itu. Setelah SVB ditutup, regulator menunjuk Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) sebagai penerima disposisi aset SVB.

Bank pemberi pinjaman startup berbasis di Santa Clara ini merupakan bank terbesar ke-16 di AS, dengan kepemilikan aset sekitar $209 miliar. Keruntuhan SVB, yang menyebabkan kerugian investor hingga miliaran dolar, menjadi kegagalan bank terbesar sejak Washington Mutual kolaps pada 2008 yang menyebabkan krisis keuangan.

Pasar Kripto Terdampak

Sejumlah perusahaan kripto ternyata memiliki eksposur yang cukup signifikan terhadap SVB. Salah satunya platform pemberi pinjaman kripto BlockFi yang bangkrut pada November 2022. Menurut dokumen kebangkrutannya, BlockFi tercatat menyimpan dana sebesar $227 juta di SVB.

Avalanche Foundation, yang mendukung blockchain Avalanche, mengaku memiliki simpanan senilai $1,6 juta di SVB. Kreator nonfungible token (NFT) Bored Ape Yacht Club (BAYC), Yuga Labs, juga menyimpan uang di SVB tapi tak mengungkapkan jumlahnya.

Circle, penerbit stablecoin USDC, juga mengaku bahwa SVB merupakan satu dari enam bank yang digunakan untuk menyimpan cadangan USDC. Stablecoin terbesar kedua ini diklaim dijamin sepenuhnya oleh uang tunai yang disimpan di bank.

Kabar penutupan SVB membuat USDC, yang seharusnya berpasak 1:1 dengan dolar AS, mengalami depegging. Menurut CoinMarketCap, saat ini USDC diperdagangkan di $0,89.

Pergerakan harga USDC dalam 24 jam terakhir. (sumber: CoinMarketCap)

Depegging ini membuat dua exchange besar, Binance dan Coinbase, terpaksa menangguhkan sementara layanan konversi USDC.

Keruntuhan SVB terjadi tak lama setelah bank ramah kripto berbasis California, Silvergate Bank, dinyatakan ditutup. Silvergate mengalami krisis keuangan setelah menghadapi penarikan besar-besaran pada akhir tahun lalu, imbas dari kebangkrutan exchange FTX.