Pakar Bloomberg Ramal BTC Bullish di ATH 100.000 Dolar, Saatnya Serok?

Share :

Portalkripto.com — Di tengah kondisi pasar yang masih begitu-begitu saja, muncul ramalan futuristik tentang Bitcoin (BTC) yang sedikit banyak membuat para hodler sedikit tersenyum.

Pakar Bloomberg Mike McGlone kembali melontarkan ramalan positif tentang koin Satoshi. Pendapat itu mengundang sedikit angin segar buat investor.

Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, McGlone meramalkan bahwa BTC akan menyentuh harga koin tertinggi alias all time high (ATH) anyar hingga 100.000 dolar AS per keping.

“Jadi Bitcoin, saya pikir itu [hanya] masalah waktu [sampai] itu dihargai menuju level 100.000 dolar AS,” kata McGlone.

Dia yakin BTC bakal mencapai titik tertinggi dan membuat market bull secara keseluruhan. Emas dan obligasi treasury akan mengikuti tren serupa pada saat kenaikan yang diramalkan.

Ramalan McGlone ini bukan yang pertama kali. Pria berkepala plontos ini telah beberapa kali mengumbar ramalan ihwal BTC bakal bullish di tahun 2025. Dia berpandangan bahwa Bitcoin tidak memerlukan apapun agar ramalan bullish menjadi kenyataan disasarkan pada fakta bahwa pasokan BTC terbatas dan optimisme permintaan akan meningkat.

Dalam laporan Bloomberg Crypto Outlook yang dirilis 5 Oktober 2022, McGlone memperkirakan di paruh kedua 2022, Bitcoin bisa beralih menjadi aset risk-off seperti emas dan obligasi AS. Hal ini berdasarkan pengamatannya terhadap volatilitas rendah Bitcoin sepanjang September.

Saatnya serok BTC?

McGlone memaparkan bahwa belakangan ini pasar sedang menunjukkan tren harga diskon paling tinggi buat BTC. Range diskon paling besar ini berdasarkan tren rata-rata pergerakan selama 100 hingga 200 pekan terakhir.

Bila ramalan McGlone tepat, posisi obral ini tentu menjadi saat yang tepat buat investor jangka panjang untuk serok BTC.

Diyakini McGlone, adopsi permintaan-penawaran lima atau 10 tahun ke depan bakal mengondisikan pasar berwarna hijau buat BTC seiring pasokan yang menurun dan meningkatnya permintaan.

Sinyal dari Glassnode

Dalam dua pekan terakhir, tren harga Bitcoin terus berkutat di titik volatilitas rendah. BTC tercatat telah diperdagangkan di kisaran $18.000 hingga $25.000 dalam 126 hari terakhir.

Laporan on-chain terbaru Glassnode berjudul ‘A Coiled Spring’ yang dirilis 17 Oktober 2022, menunjukkan, secara historis, volatilitas rendah BTC dalam bear market akan diikuti oleh kenaikan harga hingga menuju titik tertinggi.

“Pasar Bitcoin saat ini berada dalam periode volatilitas rendah dalam sejarah, dan ada banyak metrik on-chain maupun off-chain yang menandakan periode volatilitas tinggi kemungkinan akan terjadi di masa depan,” kata Glassnode.

Berdasarkan data Glassnode, volatilitas rendah Bitcoin pada pertengahan 2015 telah mendorong harga BTC ke ATH baru di $19.118 pada 19 Desember 2017. Tak hanya itu, volatilitas rendah Bitcoin pada awal 2019 juga telah mendorong harga BTC ke ATH baru di $69.045 pada 10 November 2021.