Outlook Pasar Crypto Akhir Agustus: Harap-harap Cemas Bitcoin

Share :

Portalkripto.com- Market kripto mendapatkan kembali kepercayaan dirinya untuk menjaga sentimen agar tetap positif setelah mengalami kenaikan sejak 4 Juli 2022. Namun, trend positif tersebut harus dipatahkan setelah pada pekan ketiga bulan Agustus, market kripto kembali terkoreksi.

Terlihat beberapa cryptocurrency, khususnya yang mempunyai kapitalisasi besar seperti Bitcoin, ETH, ADA, XRP dan lainnya mengalami penurunan yang signifikan. Faktor fundamental selalu menjadi alasan kuat mengapa kondisi tersebut bisa terjadi.

Makro ekonomi dunia saat ini sedang digonjang-ganjing oleh isu-isu yang menyebabkan keseluruhan market perdagangan bergejolak, tentu saja hal tersebut berlaku untuk market cryptocurrency.

Meningkatnya inflasi di  Amerika Serikat dan beberapa negara di Eropa  yang menyentuh dua digit tentu membuat komoditas beresiko seperti aset kripto ikut terdampak. Di mana investor sedang memutar otak untuk mengamankan aset mereka dan memilah instrumen investasi yang dirasa lebih aman.

Di tengah kerisauan pasar akan kondisi makro, pergerakan harga Bitcoin perlahan melemah pekan ini, meskipun minggu sebelumnya aset kripto nomor satu ini bergerak naik hingga menyentuh resistance pada level $24.666.

Pada 14 Agustus kandil harian Bitcoin ditutup merah, dan hal tersebut berlangsung selama enam hari beruntun. Puncaknya pada tanggal 19 Agustus pada saat support di level $22.400 berhasil ditembus dan bergerak turun hingga tertahan support selanjutnya pada level $20.722.

 

BTC/USDT daily chart. Source: TradingView. By: Arli Fauzi

 

Secara teknikal, signal penurunan harga Bitcoin sudah terasa pada saat laju naik Bitcoin mengalami penolakan atau rejection di area resistance. Selain dari sisi teknikal pergerakan harga, signal akan penurunan harga Bitcoin tersebut dirasakan setelah data on-chain pada exchange netflow Bitcoin pada tanggal 16 Agustus ditutup positif dan mengalami kenaikan yang signifikan.

 


Bitcoin Exchange Netflow. Source: CyptoQuant

 

Hal tersebut menjadi pertanda buruk, karena kondisi tersebut mengindikasikan akan adanya aksi jual secara masif terhadap Bitcoin. Pada tanggal 18-19 Agustus, terlihat Bitcoin exchange netflow ditutup negatif dengan penutupan yang cukup tinggi, yang berarti adanya perpindahan Bitcoin dari wallet exchange ke wallet diluar exchange.

Kemungkinan masuknya Bitcoin dengan jumlah besar pada 16 Agustus tersebut, mulai dijual perlahan pada 18 Agustus dan puncaknya pada 19 Agustus. Kondisi tersebut tentunya direspon negatif oleh pergerakan harga Bitcoin.

Kondisi pada penurunan harga Bitcoin tersebut sebetulnya bisa diprediksi, jika kita melakukan analisa baik itu secara teknikal atau on-chain. Karena analisa teknikal dan on-chain merupakan representatif data real di lapangan. Minimal membantu dalam menentukan sikap, sehingga bisa mengatur manajemen keuangan dan risiko terlebih dahulu pada saat trading atau investasi.

DISCLAIMER : Bukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset crypto masih beresiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.