Portalkripto.com — Non-Fungible Token (NFT) memberikan cara baru bagi sejumlah jenama fashion ternama dalam mendulang cuan ratusan juta dolar dan berinterkasi dengan konsumennya melalui cara yang menyenangkan.
Menurut data dari Dune Analytics, brand terkemuka seperti Nike, Gucci, Dolce & Gabbana, Adidas dan Tiffany telah mengumpulkan total penjualan senilai $260 juta setara Rp3,8 triliun dari NFT.
Pendapatan NFT Nike sendiri berjumlah $185,3 juta (Rp2,7 triliun), Dolce & Gabbana mendapatkan $25,6 juta (Rp380 miliar), Tiffany yang baru saja meluncurkan token NFTiff yang memungkinkan pemilik CryptoPunk untuk membuat liontin mengumpulkan $ 12,6 juta (Rp187 miliar). Sementara total pendapatan NFT untuk Gucci dan Adidas masing-masing adalah $11,6 juta (Rp172 miliar) dan $10,9 juta (Rp161 miliar).
Nike memperkenalkan koleksi sepatu kets virtual pertamanya, Cryptokicks, pada April lalu. Koleksinya termasuk 20.000 NFT, salah satunya dirancang oleh Takashi Murakami yang dibeli dengan harga $134.000.
Kamu Bisa Baca Artikel Lain:
Telegram Berencana Lelang Username dan Link Channel dalam Bentuk NFT
Metaverse, Layu Sebelum Berkembang
Dunia NFT meledak dan menjadi arus utama dalam industri kripto pada tahun 2021, dengan koleksi seperti Bored Ape Yacht Club (BAYC) dan CryptoPunks menghasilkan miliaran dalam penjualan sepanjang sejarahanya.
Hype-nya NFT akhirnya menarik perhatian brand ternama dunia yang mulai bereksperimen dengan teknologi tersebut agar lebih terhubung dengan pelanggan mereka, meskipun dalam beberapa bulan terakhir pasar NFT mengalami penurunan.
Sementara masa depan dan perkiraan pasar NFT masih bervariasi, investor percaya pasar NFT memiliki prospek yang sangat cerah. Menurut survei terbaru dari agregator CoinGecko, responden percaya pasar NFT bisa bernilai lebih dari $800 miliar dalam dua tahun ke depan. Penelitian lainnya yang dilakukan oleh Verified Market Research (VMR) menempatkan nilai pasar NFT global sekitar $230 miliar pada akhir 2030.


