Portalkripto.com —Â Sam Bankman-Fried rasanya tak pernah berhenti berbuat ulah meski kini tengah menjadi tahanan rumah di Palo Alto. Mantan bos exchange kripto FTX itu kini diduga diam-diam menghubungi saksi-saksi kasus kebangkrutan perusahaannya.
Jaksa federal dalam dokumen pengadilan setebal empat halaman, menyatakan bahwa Bankman-Fried telah mencoba mendekati Penasihat Umum FTX US Ryne Miller, yang disebut “Witness-1”. Bankman-Fried dilaporkan telah mengirim pesan terenkripsi kepada Miller melalui aplikasi Signal dan email pada 15 Januari lalu.
Jaksa menduga pria 32 tahun itu mencoba mempengaruhi Miller dalam mengungkapkan kesaksiannya terkait FTX. Menurut Jaksa, Bankman-Fried juga mencoba menghubungi beberapa mantan karyawan FTX yang menjadi saksi di persidangan.
Kepada Hakim Distrik AS Lewis Kaplan, Jaksa telah meminta agar Bankman-Fried dilarang secara resmi untuk berhubungan dengan mantan karyawan FTX dan Alameda Research tanpa didampingi oleh pengacara atau mendapatkan izin dari pemerintah.
Jaksa juga meminta agar Bankman-Fried dilarang menggunakan aplikasi perpesanan apapun, tidak hanya Signal. Permohonan Jaksa itu masih harus ditinjau dan disetujui oleh Hakim.
Decrypt melaporkan, eks CEO Alameda Research Caroline Ellison telah mengatakan kepada penyidik kasus FTX bahwa Bankman-Fried banyak memanfaatkan fitur hapus otomatis dalam aplikasi Signal dan Slack untuk menyembunyikan pesan-pesan khusus.
Ditentang Pengacara Bankman-Fried
Pengacara Bankman-Fried langsung bereaksi dengan mengeluarkan surat yang ditujukan kepada Hakim Lewis Kaplan. Dalam surat itu, pengacara menentang permintaan Jaksa untuk melarang Bankman-Fried berhubungan dengan mantan karyawan FTX.
“Pengajuan agar Bankman-Fried dilarang melakukan kontak apapun dengan mantan atau karyawan FTX tanpa kehadiran pengacara, sama sekali tidak bisa disetujui,” tulis surat itu.
“Aturan itu berarti Bankman-Fried tidak dapat berbicara dengan terapisnya, yang merupakan mantan karyawan FTX, tanpa pendampingan dari pengacara,” tambahnya.
Tim hukum eks CEO FTX itu menilai permintaan Jaksa berlebihan. Terlebih tak ada bukti bahwa Bankman-Fried telah mencoba menghubungi saksi untuk mengubah fakta persidangan.
“Faktanya, Bankman-Fried tidak mengaktifkan fitur pesan menghilang di akun Signal-nya dan tidak mengirim pesan Signal atau Slack dengan fitur hapus otomatis,” jelas sang pengacara.
Ini bukan kali pertama Bankman-Fried dianggap nakal oleh Jaksa. Saat ada aliran dana dari wallet Alameda Research pada Desember lalu sesaat setelah ia menjadi tahanan rumah, Jaksa juga meminta Hakim untuk melarang Bankman-Fried melakukan transfer apapun.


