Mike Novogratz Sebut SBF Alami Delusi dan Harus Dipenjara

Share :

Portalkripto.com — CEO Galaxy Digital Mike Novogratz mengomentari penampilan publik perdana Sam Bankman-Fried (SBF) setelah kebangkrutan exchange kripto FTX. SBF diketahui hadir dalam sebuah wawancara dengan jurnalis New York Times, Andrew Ross Sorkin, dalam acara DealBook Summit pada 30 November 2022.

Kepada Bloomberg, Novogratz mengatakan SBF seperti mengalami delusi setelah mengatakan bahwa ia sama sekali tidak pernah berniat untuk mencoba melakukan penipuan.

“Mengejutkan pengacaranya membiarkan ia berbicara. Saya telah melihat dua wawancara (Sam Bankman-Fried) dan kata delusi terus muncul di benak saya,” ujar Novogratz.

Menurutnya, mengacu pada apa yang telah diperbuat, SBF layak dijebloskan ke penjara. Sentimen ini juga ditunjukkan oleh hampir seluruh orang di komunitas kripto.

“Faktanya, Sam dan komplotannya melakukan penipuan. Ia mencuri uang dari orang-orang dan harus dijebloskan ke penjara,” katanya.

Kekesalan ini diluapkan Novogratz setelah perusahaannya ikut menjadi korban dari ambruknya FTX. Galaxy Digital tercatat memiliki eksposur sebesar $76,8 juta di exchange tersebut.

SBF Terus Muncul ke Publik

Dalam wawancaranya di DealBook Summit yang digelar secara virtual, SBF mengatakan dana pelanggan yang disimpan di FTX secara tidak sengaja dan tanpa disadari dipinjamkan ke perusahaan tradingnya, Alameda Research.

Ia juga menanggapi sorotan media yang menyebutnya sebagai donatur politik terbesar keenam di AS. Menurutnya, sebagian besar donasi yang ia keluarkan justru berkaitan dengan penanganan pandemi.

Sementara di dunia politik, ia telah menjadi donatur untuk kedua partai sehingga aksinya tidak dapat disebut sebagai aksi partisan. Ia juga menegaskan, dana yang dipakai untuk donasi merupakan hasil dari keuntungan perusahaan, bukan dana pelanggan.

Ternyata kemunculan SBF dalam acara ini terus berlanjut ke acara lain. Ia hadir dalam wawancara Good Morning America pada 1 Desember 2022 dan dalam wawancara Twitter Spaces bersama CEO IBC Group Mario Nawfal.

Dalam dua wawancara itu, ia kembali menegaskan bahwa FTX bukan sebuah penipuan skema Ponzi, melainkan bisnis sungguhan. Komunitas kripto merespons dengan cemoohan karena pernyataan-pernyataan SBF dinilai tidak nyambung dan penuh dengan dalih.