Portalkripto.com —Â Perusahaan teknologi raksasa, Microsoft, tengah mencoba meningkatkan stabilitas sistem cloud computing dengan mengeluarkan beberapa larangan. Salah satunya larangan terhadap penambangan kripto tanpa ada izin.
Larangan tersebut merupakan bagian dari ketentuan terbaru yang dirilis Microsoft Online Services, pada 1 Desember 2022. Izin penambangan kripto hanya bisa dikeluarkan jika untuk tujuan pengujian dan penelitian terhadap sistem keamanan.
Di bagian “Acceptable Use Policy”, Microsoft menyatakan pengguna harus memberikan pengajuan untuk bisa mendapatkan persetujuan tertulis dalam menggunakan sistem cloud computing untuk penambangan kripto.
“Tidak ada pelanggan atau siapapun yang mengakses Online Service, bisa menggunakan Online Service untuk penambangan kripto tanpa persetujuan tertulis dari Microsoft,” tulis perusahaan itu.
Larangan ini juga berlaku bagi layanan cloud computing Microsoft Azure yang diketahui telah membuka penawaran untuk penambangan kripto pada jenis langganan tertentu. Microsoft diketahui telah menghentikan proyek Azure Blockchain Service pada September tahun lalu.
Cointelegraph melaporkan, kebijakan ini bertujuan untuk melindungi layanan Microsoft Online Services dari risiko penipuan siber, serangan siber, dan akses tidak sah terhadap data pelanggan.
Sistem cloud computing Microsoft juga dilaporkan telah mengalami kekurangan kapasitas dalam beberapa tahun terakhir. Pusat data Azure bahkan terbatas hingga awal 2023.
Ikuti Jejak Google hingga AWS
Microsoft bukan perusahaan cloud computing pertama yang mengeluarkan larangan terhadap penambangan kripto. Google juga melarang aktivitas penambangan kripto tanpa adanya izin tertulis.
AWS dari Amazon melarang penambangan kripto dengan free trial 12 bulan. Pelanggan akan dikenakan biaya jika melakukan penambangan kripto di AWS dan ada kemungkinan penangguhan akun.
Digital Ocean juga mewajibkan adanya izin tertulis. Sementara Oracle telah melarang total aktivitas penambangan kripto di platform onlinenya.
Penambangan kripto dalam sistem cloud computing atau cloud mining telah semakin populer karena memungkinkan pelanggan untuk menambang kripto tanpa memerlukan hardware atau peralatan penambangan. Cloud mining mengandalkan pusat data jarak jauh.
Menurut kelompok riset blockchain, Blockchain Council, cloud mining adalah salah satu cara paling menguntungkan untuk menambang kripto karena tidak mengharuskan pelanggan membeli peralatan dan mengeluarkan biaya operasional.


