Bulan Oktober bakal menjawab apakah pergerekan Bitcoin akan melawan arus atau justru malah makin terpuruk. Namun, sejumlah indikator seperti volume perdagangan, data on-chain menunjukan adanya optimisme pasar kepada Bitcoin di tengah gejolak ekonomi makro.
Portalkripto.com- Volatilitas Bitcoin pada bulan September terpantau sangat agresif. Hal itu terlihat dari shadow pada penutupan candlestick yang cukup tinggi. Kandil bulanan Bitcoin kembali ditutup merah dengan penurunan sebesar 3,13%.
Kondisi makro ekonomi seperti kenaikan suku bunga, tingkat inflasi, tingkat pengangguran menjadi fundamental yang cukup kuat terhadap pergerakan harga Bitcoin.
Kandil bulanan Bitcoin pagi ini ditutup pada level $19.422, dengan level tertinggi berada pada harga $22.799 dan level terendah berada pada harga $18.125.

BTC/USDT monthly chart Binance. Source: TradingView. By: Arli Fauzi
Penutupan kandil Bitcoin bulan September terlihat tidak begitu bagus setelah ditutup dibawah harga tertinggi (ATH) tahun 2017 di level $19.798 yang merupakan support penting untuk menjaga sentimen pasar.
Harga terendah pada penutupan kandil bulanan September hampir mendekati major support pada level $17.622 yang merupakan harga terendah sementara pada tahun 2022.
Major support merupakan benteng pertahanan terakhir untuk menahan laju penurunan Bitcoin, jika titik tersebut berhasil ditembus, kemungkinan harga Bitcoin akan turun lebih dalam dengan target penurunan berada pada level $15.557.
ATH 2017 yang sekarang menjadi resistance menjadi pengahalang yang harus ditembus untuk kembali mengembalikan gairah pasar. Harga tertinggi pada kandil bulan September di level $22.799 menjadi target naik terdekat pullback Bitcoin.
BACA JUGA: Profitabilitas Pemegang Bitcoin Jangka Panjang Turun ke Level Terendah
Resistance pada level $25.211 menjadi target laju naik selanjutnya apabila pergerakan harga Bitcoin berhasil breakout resistance terdekatnya. Target naik utama Bitcoin berada pada level $29.747 yang merupakan harmonic resistance fibonacci retracement ratio 0.236.
Disamping penutupan kandil bulanan yang tidak begitu bagus, ada beberapa faktor yang menjadi sinyal pendukung untuk bullish pada bulan Oktober, seperti volume perdagangan, Bitcoin exchange netflow dan reserve.
Volume Perdagangan
Penutupan kandil bulanan pada volume perdagangan Bitcoin di market spot Binance pairs BTC/USDT berhasil ditutup tinggi dengan total $9,839 Juta, berada jauh diatas 20-day moving average (MA) dan berhasil membentuk total volume tertinggi sepanjang masa (ATH) yang baru pada market tersebut.
Binance merupakan exchange terbesar yang memperjual belikan Bitcoin sebagai aset yang diperdagangkan. Market spot Binance pairs BTC/USDT memiliki 19,67% dari keseluruhan total volume Bitcoin yang diperdagangkan.
Volume perdagangan menjadi salah satu faktor yang menjadi indikasi terhadap naik turunnya harga Bitcoin. Volume perdagangan terlihat mulai bergerak naik setelah harga Bitcoin menemukan lantai dari penurunannya pada Juni 2022.
Tingginya total volume perdagangan terhadap Bitcoin dan harga Bitcoin yang bergerak sideways pada area support menjadi indikasi adanya akumulasi. Fase akumulasi merupakan tahapan dimana trader atau investor perlahan membeli Bitcoin sebelum bullish season yang akan terjadi.
Bitcoin Exchange Netflow dan Reserve
Arus keluar (outflow) terlihat sangat mendominasi pada 29-30 September. Bitcoin exchange netflow ditutup negatif pada periode tersebut. Total ada 65.112 Bitcoin yang ditarik dan dipindahkan dari exchange ke wallet external pada 29 September, sedangkan pada 30 September total ada 78.999 Bitcoin yang keluar dari exchange.

Bitcoin Exchange Netflow by: Cryptoquant
Kondisi tersebut didukung oleh berkurangnya ketersediaan Bitcoin pada exchange (exchange reserve). Data pada Cryptoquant menunjukan adanya penguranan jumlah Bitcoin periode 28-30 September. Pada 28 September Bitcoin exchange reserve tercatat sebanyak 2.328.393 Bitcoin dan jumlah tersebut berkurang cukup signifikan pada 30 September dengan jumlah 2.270.944 Bitcoin.

Bitcoin Exchange Reserve by: Cryptoquant
Banyaknya Bitcoin yang keluar dari exchange merupakan sinyal positif karena mengindikasikan adanya pembelian yang tinggi terhadap Bitcoin dan kemudian dipindahkan untuk di hold sambil menunggu harga Bitcoin recovery dan kembali bullish.
DISCLAIMER : Bukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset crypto masih beresiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.


