Mantan Karyawan Tersandung Hukum, HotBit Hentikan Layanan Sementara

Share :

Portalkripto.com — Exchange Kripto asal Hong Kong, HotBit, mengumumkan telah menghentikan sementara layanan trading, penyetoran, penarikan, dan pendanaan di platformnya. Penghentian ini dilakukan sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Dalam keterangan resminya, HotBit mengatakan penghentian aktivitas tersebut merupakan imbas dari perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh seorang mantan karyawan manajemen HotBit.

Karyawan yang sudah meninggalkan HotBit pada April lalu itu dilaporkan terlibat dalam sebuah proyek pada 2021 yang diduga melanggar hukum pidana.

Proyek itu disebutkan bertentangan dengan prinsip-prinsip internal HotBit dan bahkan dibuat tanpa sepengetahuan HotBit.

“Jadi, sejumlah manajer senior Hotbit telah dipanggil oleh penegak hukum sejak akhir Juli dan membantu penyelidikan,” ujar HotBit.

Tak hanya itu, pihak berwenang juga telah membekukan sejumlah dana HotBit yang membuat exchange itu terpaksa menghentikan layanan. HotBit saat ini sudah mengajukan pembebasan aset.

“Aset semua pengguna aman di Hotbit,” ungkapnya.

Layanan exchange itu akan kembali normal setelah aset dicairkan. HotBit dilaporkan akan memberikan kompensasi terhadap pengguna yang terdampak dan akan mengumumkan detailnya di situs resminya.

HotBit juga bersedia mengumumkan hasil penyelidikan yang dilakukan pihak berwenang terkait kasus yang menjerat mantan karyawannya. HotBit memastikan karyawan lainnya tidak ada yang terlibat dan tidak mengetahui informasi apapun terkait proyek ilegal itu.

“Jika ada pembaruan tentang masalah ini, kami akan memberi tahu Anda melalui komunitas kami. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” ujarnya.

Dalam 24 jam terakhir, Hotbit memproses transaksi aset digital senilai $25,6 juta.