Mango Markets dari Solana Diretas Rp1,5 Triliun

Share :

Portalkripto.com — Exchange decentralized finance (DeFi) Mango Markets yang berada di blokchain Solana dilaporkan telah diretas dengan kerugian mencapai $100 juta atau sekitar Rp1,5 triliun, Rabu, 12 Oktober 2022. Peretasan ini pertama kali teridentifikasi oleh perusahaan keamanan blokchain, OtterSec.

OtterSec mengatakan, peretas memanipulasi nilai jaminan pinjaman token asli Mango (MNGO). Kemudian pelaku mengambil pinjaman besar-besaran dari Mango Market.

“Tampaknya peretas berhasil memanipulasi jaminan Mango mereka. Mereka menaikkan nilai jaminan dan kemudian mengambil pinjaman besar-besaran dari kas Mango,” tulis OtterSec di Twitter.

Menurut data dari akun peretas, ada tiga kali penarikan dalam jumlah besar. Penarikan pertama yakni token USD Coin (USDC) senilai $50 juta.

Penarikan kedua yakni token Marinade Staked SOL (mSOL) senilai $26,7 juta. Sementara penarikan ketiga adalah token SOL senilai hampir $24 juta.

Token MNGO senilai lebih dari $14,7 juta juga telah ditarik. Dalam keterangan resminya, tim Mango Markets meminta pelanggan untuk tidak menyetorkan dana sampai situasi terkendali.

Saat ini, tim sedang menghubungi pihak ketiga agar dana yang diretas dapat segera dibekukan. Tim juga meminta pelaku peretasan untuk menghubungi mereka untuk melakukan negoisasi.

Mango Markets telah resmi menonaktifkan layanan penyetoran. Insiden peretasan ini selanjutnya masih dalam penyelidikan.

“Kami akan menonaktifkan penyetoran sebagai tindakan pencegahan dan akan terus menyampaikan informasi terbaru seiring dengan perkembangan situasi,” tulis Mango Markets di Twitter.

Berdasarkan data dari CoinGecko, token MNGO telah jatuh hingga 52% dalam waktu 24 jam terakhir setelah kabar peretasan mencuat.