Ringkasan Berita
- Lowongan kerja Bitcoin naik 6% pada 2025, dengan total 1.801 posisi, menurut laporan Bitvocation.
- Posisi non-teknis mendominasi hingga 74% dari total lowongan, dipimpin oleh product manager dan peran direktur.
- Amerika Serikat masih memimpin pasar kerja Bitcoin, sementara Singapura mencatat pertumbuhan tercepat (+158% YoY).
- Perusahaan Bitcoin mencari talenta serbabisa yang memahami budaya Bitcoin, mampu mengeksekusi cepat, dan bekerja lintas peran.
Permintaan perusahaan kripto terhadap tenaga kerja yang memahami Bitcoin meningkat sekitar 6% sepanjang tahun 2025. Mayoritas lowongan berfokus pada posisi non-pengembang di bagian IT.
Berdasarkan laporan Bitcoin Jobs Data dari Bitvocation 2025, tercatat 1.801 posisi terkait Bitcoin dibuka sepanjang 2025, naik dari 1.707 posisi pada 2024. Lowongan ini tersebar di berbagai sektor, mulai dari penambangan Bitcoin, jaringan layer-2 Lightning, hingga layanan keuangan berbasis Bitcoin seperti pembayaran dan solusi self-custody.
Untuk posisi non-teknis, product manager menjadi peran yang paling banyak dicari. Sementara itu, jumlah posisi direktur melonjak hingga sepuluh kali lipat—indikasi bahwa perusahaan Bitcoin tengah melakukan ekspansi dan penguatan struktur organisasi, menurut Bitvocation.

Peran non-pengembang lainnya meliputi executive assistant, marketing manager, director, hingga product designer. Secara keseluruhan, posisi non-developer menyumbang 74% dari total lowongan kerja Bitcoin pada 2025, meningkat dari 69% pada tahun sebelumnya.
Bitvocation juga mencatat lebih dari 150 perusahaan yang berfokus khusus pada Bitcoin aktif merekrut sepanjang 2025. Perusahaan penambangan Riot Platforms dan firma pembayaran Bitcoin Lightspark menjadi yang paling agresif, dengan 10 perusahaan teratas mencatat pertumbuhan perekrutan hingga 122% secara tahunan.
Sementara itu, perusahaan Bitcoin-adjacent (tidak murni Bitcoin) juga menunjukkan peningkatan signifikan. Sepuluh perusahaan teratas di kategori ini mencatat kenaikan lowongan kerja terkait Bitcoin sebesar 88% year-on-year, dipimpin oleh Bitdeer, Kraken, dan SatoshiLabs.
Amerika Serikat masih dominan
Amerika Serikat tetap menjadi pasar kerja Bitcoin terbesar dengan sekitar 500 lowongan. Namun, Singapura mencatat lonjakan paling tajam, naik ke posisi kedua dengan pertumbuhan lowongan sebesar 158% secara tahunan.
Posisi lima besar lainnya ditempati oleh Republik Ceko, Gibraltar, dan Malaysia. Sebaliknya, Swiss mengalami penurunan paling tajam di antara 10 negara teratas, dengan jumlah lowongan turun 70% dibanding tahun sebelumnya.

Menariknya, Bhutan dan El Salvador—dua negara dengan cadangan Bitcoin terbesar ketujuh dan kelima di dunia—masing-masing menempati peringkat kesembilan dan kesepuluh dalam jumlah lowongan kerja Bitcoin.
Di sisi lain, proporsi pekerjaan remote di sektor Bitcoin menurun, dari 53% pada 2024 menjadi 45% di 2025.
BACA JUGA: Memecoin PENGUIN Sempat Naik 564%, Bagaimana Pergerakannya Sekarang?
Kandidat ideal versi perusahaan Bitcoin
Menurut Bitvocation, banyak perusahaan Bitcoin mengeluhkan kelangkaan kandidat yang mampu menggabungkan kompetensi profesional dengan pemahaman budaya Bitcoin dan pengalaman nyata di ekosistemnya.
Posisi yang paling sulit diisi adalah peran teknis sangat spesifik—seperti pengembangan Bitcoin Core dan Lightning—serta peran non-teknis yang menuntut kemampuan menerjemahkan nilai-nilai Bitcoin ke dalam produk, strategi pertumbuhan, operasional, maupun komunikasi.
Banyak perusahaan mencari kandidat tipe “Swiss Army Knife”: individu serbabisa yang dikenal karena konsistensi eksekusi, mampu bekerja di lingkungan yang tidak rapi, dan tetap produktif dalam kondisi dunia nyata yang kompleks. Kriteria ini semakin penting bagi startup tahap awal yang membutuhkan talenta yang bisa memakai banyak peran sekaligus dan tanpa kompromi dalam eksekusi.
Bitvocation menegaskan bahwa keselarasan dengan nilai Bitcoin, etos proof-of-work, serta kontribusi nyata ke ekosistem sering kali dinilai lebih penting dibanding sekadar kredensial formal. Mayoritas responden juga memperkirakan peluang kerja di sektor Bitcoin akan tetap stabil atau bahkan tumbuh sepanjang 2026.


