LG Gandeng Jaringan Hedera Bawa NFT ke dalam Smart TV

Share :

Portalkripto.com — Perusahaan elektronik raksasa, LG, resmi menghadirkan nonfungible token (NFT) ke smart TV buatannya. Dengan marketplace NFT, LG Art Lab, pengguna bisa membeli, menjual, dan menikmati NFT berkualitas tinggi lewat TV.

Untuk saat ini, baru pengguna di Amerika Serikat (AS) yang memiliki smart TV LG dengan sistem operasi minimal webOS 5.0, yang dapat mengakses aplikasi integrasi NFT. Aplikasi ini bisa diunduh langsung di layar TV.

Jual beli karya digital tersebut tersedia dalam bentuk drop NFT LG. Drop pertama akan dilakukan pada 22 September mendatang yang menampilkan satu set NFT metalik dari pematung Barry X Ball.


Anda Juga Bisa Baca Artikel Lain

Arus Masuk BTC dan ETH ke Exchanges Meningkat, Bandar Siap Jual?

Pelanggan Mt. Gox Punya Waktu hingga 15 September Ajukan Penggantian Dana

The Fed Akan Naikkan Suku Bunga Lagi, Kapan?


Jika ada NFT yang ingin dibeli, pengguna bisa memindai kode QR yang ada di layar TV. Transaksi pembelian kemudian dilakukan di ponsel dengan menggunakan aplikasi wallet kripto LG, Wallypto. Jangan lupa, sebelum melakukan langkah ini, pengguna diharuskan membeli stablecoin USD Coin (USDC).

Platform NFT LG dibangun di atas jaringan Hedera. Dikutip dari The Verge, tidak seperti Ethereum dan Solana yang banyak dijadikan dasar proyek NFT, Hedera tidak beroprasi di blockchain. Jaringan ini menggunakan alternatif blockchain, yang disebut hashgraph.

Menurut data sebulan terakhir, marketplace NFT Hedera, Hash Axis, hanya mencatat volume perdagangan $36.000. Angka ini sangat jauh lebih kecil daripada volume perdagangan OpenSea di jaringan Ethereum sebesar $330 juta.

Namun, LG tentunya tetap akan menggunakan Hedera karena perusahaan tersebut tergabung dalam Hedera’s Governing Council sejak 2020. Tugasnya mengatur jaringan Hedera yang dinilai lebih cepat dan efisien daripada blockchain.

LG mengungkapkan akan terus menambahkan NFT karya seniman-seniman populer setiap bulannya. Langkah integrasi ini juga sebelumnya telah lebih dulu dilakukan pesaingnya, Samsung.