Kripto Senilai Rp17 Triliun Dilikuidasi dalam 24 Jam Terakhir

Share :

Portalkripto.com — Pada Rabu, 26 Oktober 2022, Bitcoin (BTC) berhasil mencapai titik tertingginya dalam enam pekan terakhir atau sejak pertengahan September lalu. BTC sempat hampir menyentuh $21.000.

Menurut CoinMarketCap, pada Rabu malam, Bitcoin menguat ke $20,932. Kini BTC diperdagangkan sedikit lebih rendah di $20.760.

Pergerakan harga BTC dalam 24 jam terakhir (sumber: CoinMarketCap).

Ether (ETH) juga mengalami kenaikan signifikan, 5,50% dalam 24 jam terakhir. Kini ETH diperdagangkan di harga $1.566, titik tertingginya sejak The Merge.

Sebagai respons dari pergerakan harga ini, terjadi likuidasi besar-besaran hingga $1,13 miliar atau sekitar Rp17,6 triliun di seluruh pasar kripto dalam 24 jam terakhir.

Menurut data analitik dari Coinglass, lebih dari 87% dari jumlah itu, atau sekitar $979 juta (Rp15,2 triliun), ada dalam short positions atau melawan kenaikan harga.

Data analitik likuidasi di pasar kripto dalam 24 jam terakhir (sumber: CoinGlass).

Terpantau likuidasi Bitcoin mencapai $550 juta (Rp8 triliun) dan Ethereum $476 juta (Rp7,4 triliun). Likuidasi tunggal terbesar terjadi di exchange OKX sebesar $3,05 juta (Rp47 miliar) untuk swap ETH-USDT.

Sementara exchange yang tercatat melakukan likuidasi terbesar secara keseluruhan adalah FTX. FTX melikuidasi kripto senilai $862 juta (Rp13,4 triliun) yang 77% di antaranya berada di short positions.

Dalam pasar kripto, likuidasi artinya exchange terpaksa menutup posisi karena kehilangan sebagian atau total dari margin awal. Hal ini terjadi saat trader tidak dapat memenuhi persyaratan margin untuk posisi leverage, yang berarti mereka tidak memiliki dana yang cukup untuk menjaga perdagangan tetap terbuka.

Secara historis, dalam 13 tahun terakhir, pergerakan kripto pada bulan Oktober selalu positif. Pasar mengenalnya dengan istilah ‘Uptober’.

Pada tahun lalu saja, Oktober berhasil menjadi pijakan bagi Bitcoin untuk terus melonjak hingga mencapai harga tertinggi sepanjang masa di $69.000 pada November 2021.

Tak bisa dipungkiri Oktober kali ini juga bisa memberikan tren bullish untuk pasar. Meski demikian, pasar masih harap-harap cemas menunggu apakah Bitcoin bisa melakukan breakout hingga ke $21.000, terlebih The Federal Reserve pekan depan akan kembali mengumumkan apakah akan terus menaikkan suku bunga.

DISCLAIMER : Bukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset crypto masih beresiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.