Kripto dan Pasar Tradisional AS Sama-sama Ambyar

Share :

Portalkripto.com — Cryptocurrency dan pasar tradisional sama-sama ambyar pada Minggu (28/8) malam waktu Amerika Serikat (AS). Beberapa aset kripto turun 3% pada waktu tersebut, kembali ke posisi terendahnya dalam sebulan terakhir.

Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), XRP, Cardano (ADA), Solana, dan meme coin Dogecoin (DOGE) turun tajam dalam waktu dua jam saat matahari terbenam di Pantai Timur AS.

Bitcoin turun menjadi $19.617 pada Minggu malam. Nilai terendah sejak 13 Juli di angka $19.323, menurut CoinGecko. Penurunan tersebut melanjutkan penurunan yang dimulai pada hari Jumat usai Ketua The Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bank sentral AS akan terus menaikkan suku bunga untuk menekan inflasi.

Sementara Ethereum turun ke $1.431, terendah sejak 26 Juli. Demikian pula, Dogecoin turun menjadi $0,06154.

Hal yang sama dialami juga oleh cryptocurrency terbesar keenam, ketujuh, dan kedelapan berdasarkan kapitalisasi pasar. XRP turun menjadi $0,3217, Cardano (ADA) menjadi $0,4279, dan Solana menjadi $30,15, menurut CoinMarketCap. Bagi Cardano dan Solana, angka tersebut merupakan posisi terendah baru selama setahun terakhir. Sedangkan XRP berada di dekat level terendahnya dalam 365 hari di $0,31 yang terjadi pada Juni.

Penurunan terjadi karena analis keuangan dan komentator memperkirakan Senin, hari ini, akan menjadi pasar yang berat. Penyedia platform perdagangan IG Group melaporkan “kegelisahan di pasar berjangka AS” di Twitter.

Baca Artikel Lain: Analisis Pergerakan Harga BTC, ETH, BNB, XRP, dan ADA dalam Sepekan

Banyak yang mengaitkan penurunan tersebut dengan kekhawatiran kenaikan suku bunga Federal Reserve AS yang agresif yang dijanjikan oleh Powell pekan lalu. Pasar ditutup turun secara keseluruhan pada hari Jumat, dengan Dow Jones Industrial Average turun lebih dari 1.000 poin.

Pelacak aktivitas pasar saham di situs web Nasdaq, pasar perdagangan sekuritas online terbesar, menunjukkan panah merah yang mengarah ke bawah 12 jam sebelum pasar saham AS dibuka pada hari Senin.

The Fed telah beberapa kali menaikkan suku bunga di tahun ini untuk menjinakkan inflasi. Saat ini, inflasi AS masih berada di level tertinggi dalam empat dekade terakhir.

Kondisi ini menyebabkan dolar AS menguat. Sementara pasar lain, seperti pasar ekuitas dan cryptocurrency cukup terpukul karena investor menjauhi aset berisiko dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi.