Kreator NFT Kantongi Total Royalti Rp27,9 Triliun, Yuga Labs Terbesar

Share :

Portalkripto.com — Para kreator nonfungible token (NFT) dilaporkan telah mengantongi total royalti sebesar $1,8 miliar atau sekitar Rp27,9 triliun sejak awal kemunculan NFT hingga saat ini.

Studi terbaru yang diluncurkan Galaxy Digital pada 22 Oktober 2022 menunjukkan, pendapatan terbesar diperoleh oleh kreator NFT di marketplace OpenSea. OpenSea merupakan pasar NFT terbesar berdasarkan volume perdagangan.

Peneliti Galaxy Digital, Sal Qadir dan Gabe Parker, mengungkapkan, nilai royalti kreator NFT di OpenSea sendiri telah meningkat dua kali lipat dalam setahun, dari 3% menjadi 6%.

NFT biasanya pertama kali di-mint atau dijual di situs yang dikembangkan oleh kreator NFT. Setelah itu, NFT tersebut dapat dijual kembali di marketplace seperti OpenSea, Magic Eden, LooksRare, dan banyak lainnya.

Saat melakukan minting proyek NFT di OpenSea, kreator bisa memilih berapa persen royalti yang harus dibayar oleh kolektor yang membeli NFT mereka.

Kreator NFT dengan Pendapatan Royalti Terbesar

Studi tersebut juga meneliti 10 kreator proyek NFT yang mendapatkan royalti terbesar. Kesepuluh kreator itu mengantongi 27% dari total pendapatan royalti NFT di jaringan Ethereum.

Sementara itu, menurut data dari Flipside Crypto, dari seluruh pasar NFT, ada 482 koleksi NFT yang mendominasi pendapatan royalti sebesar 80%.

Yuga Labs, kreator NFT Bored Ape Yacht Club (BAYC), berada di posisi pertama kreator dengan pendapatan royalti terbesar. Start up yang kini sedang mengembangkan game blockchain itu berhasil mengantongi $147 juta (Rp2,2 triliun) hanya dari royalti saja.

Tingginya pendapatan itu berasal dari hype penjualan NFT kavling tanah untuk metaverse Otherside pada awal tahun ini. Saat itu, Yuga Labs mendapatkan total penjualan $561 juta hanya dalam 24 jam.

Kreator NFT lain yang mendapatkan royalti besar di antaranya Chiru Labs (Azuki), Proof (Moonbirds dan Proof Collective), dan tim di balik The Sandbox Doodles, dan Gary Vaynerchuk (VeeFriends).

Sementara untuk NFT brand besar, Nike berada di posisi pertama dengan pendapatan royalti sebesar $91,6 juta. Brand-brand lainnya yakni Dolce & Gabbana, Gucci, dan Adidas.

Seberapa Penting Royalti?

Royalti kreator telah dianggap sebagai bagian penting dari ekosistem NFT. Kreator bisa mendapatkan pemasukan yang stabil dari royalti untuk terus mengembangkan proyek mereka.

Namun, Decrypt melaporkan, royalti kreator NFT saat ini tidak diatur secara on-chain sehingga tidak menjunjung prinsip desentralisasi yang selama ini dianut oleh komunitas kripto. Royalti akan bergantung pada kebijakan masing-masing marketplace.

Royalti tengah ramai diperbincangkan setelah kreator NFT di jaringan Solana, Frank, memutuskan untuk tidak membebankan royalti kepada pembeli koleksi NFT DeGods dan y00ts pada 9 Oktober lalu. Ia menyebutnya sebagai eksperimen.

Selain itu, marketplace NFT Solana, Magic Eden, juga mengumumkan mereka akan menerapkan model royalti optional. Pembeli NFT bisa memilih untuk membayar royalti kepada kreator atau tidak.

Kebijakan tersebut sebagai pedang bermata dua. Di satu sisi, kolektor menyambut baik dan Magic Eden bisa terus mengukuhkan cengkramannya di pangsa pasar NFT Solana.

Namun, di sisi lain, kreator mengkritik dan menyebutnya sebagai keputusan terburuk. Menghilangkan royalti artinya kreator akan kehilangan sumber pendapatan pasif.