Portalkripto.com — Kelakuan Bos Twitter, Elon Musk, bikin token kripto OKB pumping alias naik drastis. Elon diketahui tiba-tiba mem-follow akun Twitter bursa kripto OKX yang diikuti kenaikan harga OKB.
OKB sendiri merupakan token kripto native keluaran bursa OKB. Data CoinMarketCap per 16 Desember 2022 sore, harga OKB melonjak 6% dalam satu jam setelah pukul 14.40 WIB.
OKX menjadi satu-satunya bursa kripto yang difollow bos Elon sejauh ini. Sedangkan Binance yang menggelontorkan dana $500 juta untuk mendukung akuisisi Twitter oleh Elon, belum difollow Elon yang juga merupakan juragan produsen mobil listrik Tesla.
Elon Musk suddenly followed the official Twitter account of OKX, the only cryptocurrency exchange account that he followed. While Binance backed Musk’s $500 million acquisition of Twitter, Musk has not followed Binance or CZ’s Twitter account. pic.twitter.com/OtWTqcbXdB
— Wu Blockchain (@WuBlockchain) December 16, 2022
Elon Sang ‘Influencer’ Kripto
Elon Musk sendiri dikenal sebagai salah satu ‘influencer’ kripto yang paling berpengaruh menggerakkan harga aset di pasaran. Setiap kali sosok ini ngetweet atau berbicara secara publik tentang kripto, harga koin yang disinggung punya kecenderungan kuat bergerak naik atau turun.
Elon telah lama dikenal sebagai salah satu ‘pengagum’ koin meme Dogecoin. Cukup sering Elon ngetweet soal koin berlambang anjing ini. Tweet Elon tentang DOGE selalu diikuti kenaikan harga.
One word: Doge
— Elon Musk (@elonmusk) December 20, 2020
Elon pertama kali mencuit soal Doge pada April 2019. Dia menulis “Doge kemungkinan menjadi mata uang kripto favorit saya. Keren banget lah”. Sejak itu, DOGE menjadi aset kripto yang kerap dikaitkan dengan orang terkaya di dunia ini.
Tweet yang tidak menyinggung DOGE pun tak jarang direspons positif oleh pasar. Misalnya, saat menyebut Twitter di bawah kepemimpinannya sebagai Twitter 2.0 “The Everything App” pada akhir November 2022, nilai DOGE naik hingga 15,5%.
Pengaruh Elon tak cuma berlaku untuk DOGE. Pada 17 Agustus 2022, Musk mencuit bahwa ia membeli Manchester United meskipun beberapa saat kemudian dia menyatakan bahwa pernyataan itu cuma lelucon belaka. Pernyataan mengejutkan itu membuat token MUFC melonjak hingga 3.000%, menurut data CoinPaprika.com.
Also, I’m buying Manchester United ur welcome
— Elon Musk (@elonmusk) August 17, 2022
Kritik untuk Elon
Harga Bitcoin, kripto flagship terbesar saat ini, juga tak lepas dari pengaruh Elon. Elon punya hubungan panas dingin dengan koin terbitan Satoshi Nakamoto tersebut.
Pada tanggal 29 Januari 2021, Musk mengganti bio Twitter miliknya dengan tulisan #bitcoin. Harga Bitcoin langsung melambung 20% setelahnya.
Empat bulan lebih kemudian, Elon ngetweet lagi soal Bitcoin. Namun kali ini tweet-nya malah mengundang aksi jual koin Satoshi di pasaran.
#Bitcoin 💔 pic.twitter.com/lNnEfMdtJf
— Elon Musk (@elonmusk) June 4, 2021
Tweet yang bikin harga Bitcoin terjun itu memicu gelombang kemarahan lain dari komunitas kripto. Beberapa di antara mereka mempertanyakan kredibilitas tweet Elon tentang Bitcoin.
For anyone thinking @elonmusk 's tweets have any credibility and you sold your #Bitcoin
He just tweeted "CUM" 🤦♂️ pic.twitter.com/Z4x4yUeBw7
— Danny Scott ⚡ (@CoinCornerDanny) June 4, 2021
Direktur Eksekutif CEX.IO, Konstantin Anissimov mengatakan seluruh pelaku pasar kripto tidak boleh tunduk pada individu seperti Elon lebih lama lagi. Dia mengatakan bahwa ke depan, titik tekan perhatian komunitas kripto akan lebih mengarah kepada kondisi makroekonomi maupun isu regulasi global.
“Saya merasa pada titik tertentu pasar kripto akan tumbuh terlepas dari pengaruh orang-orang berpengaruh seperti Elon terlepas dari basis pengikut mereka yang besar di Twitter,” kata Anissimov dikutip dari Cointelegraph.


