Jutaan Dolar Mengalir dari Industri Kripto untuk Pemilu Paruh Waktu AS

Share :

Portalkripto.com — Industri kripto dilaporkan telah mengucurkan dana hingga jutaan dolar untuk pemilu paruh waktu di Amerika Serikat (AS), meski tengah tertatih-tatih menghadapi market crash. Perusahaan-perusahaan kripto dinilai siap mendukung kandidat politik yang pro terhadap industri ini.

Dengan adanya dukungan tersebut, diharapkan regulasi aset digital/kripto yang dirumuskan oleh Kongres AS bisa berpihak pada pelaku industri. Pada 2023, Kongres AS diperkirakan akan melanjutkan pembahasan mengenai perundang-undangan terkait komoditas digital dan stablecoin.

Pesta pemilihan anggota Kongres, parlemen negara bagian, dan gubernur di AS ini digelar tepat setahun setelah Bitcoin mencapai all time high (ATH) di $69.000 pada November 2021. Saat ini Bitcoin tercatat telah turun 70% dari puncaknya itu.

Siapa Penyumbang Terbesar?

Reuters melaporkan, CEO FTX Sam Bankman-Fried merupakan donatur terbesar dari industri kripto bagi pemilu paruh waktu AS. Menurut OpenSecret, ia sudah menggelontorkan dana hingga hampir $40 juta untuk kampanye.

Bankman-Fried bahkan tercatat sebagai donatur politik terbesar keenam di AS. Sebagian besar dananya mengalir ke kantong Partai Demokrat.

Sementara itu, CEO FTX Digital Markets Ryan salame menjadi donatur terbesar ke-14. Ia menyumbangkan dana lebih dari $23,6 juta ke Partai Republik.

Kandidat Mana yang Dapat Kucuran Dana?

Political Action Committees (PAC) dari industri kripto biasanya akan memberikan donasi kepada kandidat yang menunjukkan ketertarikannya terhadap kripto. Organisasi yang menggalang dana politik ini juga akan memilih kandidat yang memiliki pengaruh besar.

Dua perusahaan kripto besar di AS, Coinbase dan Robinhood juga dilaporkan masuk dalam PAC. Kedua exchange itu masing-masing telah menyumbang lebih dari $11.000 dan $44.000 untuk pemilu paruh waktu AS.

Coinbase, Robinhood, dan kelompok perdagangan industri Chamber of Digital Commerce dilaporkan memberikan sumbangannya kepada Patrick McHenry dari Partai Republik. McHenry sering kali terpilih sebagai ketua jika Partai Republik berhasil melenggang ke DPR AS.

Coinbase, Chamber of Digital Commerce, dan HODLpac juga dilaporkan berdonasi ke Senator Ron Wyden dari Partai Demokrat, yang memimpin Senate Finance Committee.

Pemilu Paruh Waktu AS dan Dampaknya bagi Kripto

Industri kripto tentunya berharap keterlibatannya dapat mempengaruhi para anggota parlemen dalam merumuskan regulasi terkait aset digital.

Perusahaan kripto seperti Circle, misalnya, ingin regulator membuat kerangka regulasi bagi stablecoin yang membantu mematangkan industri kripto dan menyusun perlindungan konsumen.

McHenry dan Maxine Waters dari Partai Demokrat, yang sekarang memimpin House Financial Services Committee, diketahui tengah membahas rancangan undang-undang (RUU) stablecoin bipartisan.

Contoh lainnya, pendiri dan CEO perusahaan intelijen pasar kripto Messari, Ryan Selkis, menentang Digital Commodities Consumer Protection Act 2022. RUU tersebut dinilai bisa mengancam decentralized finance (DeFi) karena mewajibkan exchange kripto untuk teregistrasi di Commodities Futures Trading Commission (CFTC).

Digital Commodities Consumer Protection Act 2022 yang diperkenalkan Senator Cory Booker dan John Thune akan memberikan otoritas lebih besar kepada CTFC untuk mengatur kripto. Dan ironinya, RUU ini sempat mendapat dukungan dari Sam Bankman-Fried.