Jaksa Korsel Klaim Tangkap Orang Dekat Do Kwon

Share :

Portalkripto.com — Jaksa Korea Selatan (Korsel) mengklaim telah menangkap seorang kepala di Terraform Labs, yang disebut sebagai orang dekat Do Kwon, pendiri Terraform Labs.

Sosok tersebut adalah Yoo Mo, Kepala Bagian General Affairs Terraform Labs. Kabar tentang penangkapan Yoo Mo muncul di media lokal pada 6 Oktober 2022.

Kantor Kejaksaan Distrik Selatan Seoul mengeluarkan surat perintah pengadilan terhadap Yoo pada 5 Oktober 2022.

Dalam sebuah konfirmasi kepada Forkast News, jaksa distrik Choi Sung-kook menyatakan Yoo Mo ditangkap dengan tuduhan melanggar undang-undang pasar modal, penipuan dan pelanggaran lain.

Yoo dituduh menggunakan pemrograman bot untuk menggelembungkan dan memanipulasi harga pasar mata uang kripto Terra.

Jaksa Choi menolak mengungkapkan tanggal pasti dan lokasi penangkapan.

Yoo adalah salah satu orang Terra yang ada dalam daftar perintah penangkapan yang dikeluarkan oleh jaksa penuntut setempat pada 14 September, bersama salah satu pendiri dan kepala Terraform Labs Kwon Do-hyung, atau Do Kwon.

Yoo dikabarkan adalah bagian dari lingkaran dekat Kwon di Terra.

Kabar penangkapan Yoo ini muncul beriringan dengan pengumuman penghapusan paspor Korsel Do Kwon pada 5 Oktober 2022.

Paspor Do Kwon Ditarik

Kementerian Luar Negeri Korsel memutuskan menghapus paspor kepala Terra Kwon. Sebelumnya pemerintah Korsel juga meminta Interpol untuk mengeluarkan “red notice” di samping surat perintah penangkapan, untuk menyelidiki jatuhnya stablecoin algoritmik Terra dan kripto LUNA pada Mei 2022.

Sementara itu, juru bicara Terraform Labs mengklaim perburuan terhadap Do Kwon dan beberapa manajemen perusahaan merupakan sesuatu yang politis dan menuduh jaksa memperluas definisi sekuritas sebagai tanggapan atas tekanan publik.

Ekosistem Terra runtuh dan kehilangan kapitalisasi pasarnya senilai $40 miliar pada Mei 2022. Keruntuhan Terra-LUNA saat itu menyebabkan kekacauan di pasar kripto yang menghapus hampir 1 triliun dolar dari pasar kripto.

Peraturan pasar modal dan sekuritas di Korsel saat ini belum memasukkan definisi hukum dari sekuritas non-standar yang diterbitkan melalui blockchain.

Otoritas Jasa Keuangan Korsel sedang mempersiapkan kerangka regulasi pedoman untuk mengatur transaksi token sekuritas pada yang direncanakan baru rampung akhir tahun 2022.