đź“° Ringkasan Berita
- Volatilitas Bitcoin: BTC sempat menyentuh $115.765 sebelum rebound ke $119.000; celah CME ditutup untuk minggu keenam berturut-turut.
- Altseason Dimulai: Dominasi pasar BTC turun ke 60%, sementara altcoin seperti ETH dan XRP mencatat performa kuat. Analis menyebut penjual mulai kehabisan tenaga.
- Sentimen Koreksi: Aktivitas whale meningkat, cadangan BTC di bursa naik signifikan; potensi tekanan jual dan koreksi harga dalam waktu dekat.
- Fokus Makroekonomi: Pasar menanti pidato Jerome Powell minggu ini, dengan peluang pemangkasan suku bunga pada 30 Juli hanya 5% menurut CME.
Harga Bitcoin (BTC) mengalami volatilitas tinggi menjelang penutupan kandil mingguan. BTC sempat menyentuh $115,765 sebelum rebound kembali mendekati $119.000.
Data dari TradingView menunjukkan beberapa pola candlestick “long wick” ke bawah, namun penjual tidak berhasil mengubah sentimen pasar secara signifikan.
Pasar Derivatif dan Celah CME
Trader Daan Crypto Trades mencatat bahwa BTC kembali menutup celah CME futures segera setelah pasar dibuka — menjadikannya minggu keenam berturut-turut di mana celah seperti itu langsung ditutup.
“Ini sekarang menjadi minggu keenam berturut-turut di mana setiap gap yang terbentuk selalu tertutup pada hari Senin, atau setidaknya sangat dekat dengan hari itu. Siap menyambut minggu baru!,” tulis Daan Crypto Trades melalui akun X, 21 Juli 2025.

Namun, trader CrypNuevo memperingatkan potensi tekanan jual. Ia menyebut bahwa meski tren naik masih dominan, formasi candlestick dengan wick ke atas tanpa kelanjutan harga bisa menandakan pasar sedang membangun posisi short.
“Kita sedang memasuki minggu yang tenang di tengah tren naik yang kuat, tetapi ada tanda peringatan yang mungkin mulai terbentuk di time frame 1 hari (1D) yang perlu kita waspadai,” tulis CrypNuevo dalam sebuah thread di X.
Selain itu, terdapat tingkat likuidasi besar di $115.300, serta celah CME lain di kisaran $114.000 yang bisa menjadi target penurunan harga selanjutnya.

Konsolidasi Menuju Kenaikan Selanjutnya?
Sejumlah trader menilai Bitcoin sedang dalam fase konsolidasi pasca menembus harga tertinggi sepanjang masa (ATH). BitBull memperkirakan BTC bisa mencapai $130.000 dalam beberapa minggu mendatang sebelum akhirnya menembus $160.000 pada kuartal IV 2025.
Prediksi lainnya menyebutkan target harga jangka menengah seperti $137.000 (oleh Aksel Kibar) dan $145.000 (oleh BitQuant), yang kini semakin dekat tercapai. Platform prediksi Kalshi menunjukkan bahwa rata-rata ekspektasi publik untuk bulan Juli adalah $124.000.
Faktor Makroekonomi: Sorotan pada The Fed
Sementara itu, perhatian pasar juga tertuju pada Ketua The Fed, Jerome Powell, yang dijadwalkan berbicara minggu ini. Tekanan terhadap The Fed untuk memangkas suku bunga masih tinggi, meski peluang untuk pemangkasan di pertemuan FOMC 30 Juli diperkirakan hanya 5%, menurut CME FedWatch Tool.
Laporan inflasi campuran dan spekulasi seputar tekanan politik dari mantan Presiden Donald Trump juga turut memengaruhi ketidakpastian pasar.
Altseason Dimulai, Dominasi BTC Turun
Di tengah konsolidasi harga Bitcoin, minat terhadap altcoin meningkat tajam. Dominasi pasar BTC anjlok dari 66% ke sekitar 60%, level terendah sejak Maret. Ether (ETH), XRP, dan altcoin lainnya menunjukkan performa kuat, menandai dimulainya apa yang disebut sebagai “altseason”.
Henrik Zeberg dari Swissblock menyatakan bahwa altseason sudah dimulai. “Altseason is here,” tulis Henrik dalam cuitannya.

Sementara analis lain juga memperikirakan altseason akan dimulai. Trader Pentoshi di X menyebutkan dalam beberapa pekan ke depan altcoin akan menunjukan performa yang positif.
“Rasanya seperti… penjual sudah kehabisan tenaga. Banyak dari altcoin itu sekarang terlihat lebih baik dibandingkan sebelumnya dalam beberapa waktu terakhir. Menurutku, kita bisa menggunakan level terendah minggu lalu sebagai patokan — level yang seharusnya tidak kita tembus pada sebagian besar altcoin ini,” tulis @Pentosh1 di X.

Cadangan BTC di Bursa Meningkat
Analis on-chain juga mencermati peningkatan jumlah BTC yang masuk ke bursa — tertinggi sejak 25 Juni. Ini bisa mengindikasikan aksi ambil untung yang sedang berlangsung, dan potensi koreksi harga dalam waktu dekat.
Data dari CryptoQuant menunjukkan lonjakan aliran BTC dari dompet whale, meski belum mencapai level yang terlihat pada puncak harga sebelumnya.
“Saat ini, rata-rata bulanan baru saja melonjak hampir $17 miliar, naik dari $28 miliar menjadi $45 miliar antara 14 hingga 18 Juli,” tulis analis CryptoQuant.


