Portalkripto.com — Rishi Sunak terpilih sebagai perdana menteri Inggris terbaru dan akan dilantik dalam beberapa hari mendatang.
Dia menggantikan pendahulunya, Liz Truss, yang mengundurkan diri setelah menjabat “hanya” selama 45 hari. Sunak merupakan lawan Truzz dalam pemilihan PM sebelumnya yang digelar pada 5 September.
Sebelum terpilih sebagai PM, Sunak adalah kepala perbendaharaan dari awal 2020 hingga 5 Juli. Ketika ia dia mengundurkan diri selama penyelidikan skandal yang mengguncang pemerintahan Boris Johnson.
Selama waktu itu juga, Sunak berulang kali vokal menyuarakan dukungannya terhadap industri kripto.
Misalnya pada April silam ia mengusulkan reformasi peraturan terkait stablecoin.
“Adalah ambisi saya untuk menjadikan Inggris sebagai pusat global untuk teknologi aset kripto, dan langkah-langkah yang telah kami uraikan akan membantu memastikan perusahaan dapat berinvestasi, berinovasi, dan meningkatkan skala di negara ini,” tegasnya.
Dia menambahkan langkah tersebut adalah bagian dari rencananya untuk memastikan industri jasa keuangan Inggris selalu menjadi yang terdepan dalam teknologi dan inovasi.
Sunak juga menyampaikan pandangan positifnya tentang mata uang digital bank sentral.
Pada bulan April, dia menugaskan Royal Mint untuk mengeluarkan token nonfungible (NFT) pada akhir tahun sebagai lambang dari pendekatan berwawasan ke depan yang ingin diambil oleh Inggris.
Dia juga mengawasi penyusunan RUU Jasa Keuangan dan Pasar, yang sekarang sedang dibahas di Parlemen dan berjanji untuk menyediakan kerangka peraturan untuk stablecoin dan aset kripto.
Fakta unik lainnya yang perlu diketahui adalah Sunak merupakan PM termuda dalam sejarah Inggris, usianya 42 tahun saat dia menjabat. Sebagai perbandingan PM termuda sebelumnya adalah David Cameron dan Tony Blair yang berusia 43 tahun.
Rishi Sunak dan istrinya memiliki jumlah kekayaan total senilai 730 juta pound ($824 juta) atau sekitar RP12,8 triliun yang menjadikannya PM Inggris terkaya.
Mengapa Truss Mengundurkan Diri ?
Diberitakan sebelumnya oleh portalkripto, Truss mengundurkan diri dari jabatan PM Inggris pada Kamis, 20 Oktober 2022.
Alasannya mengundurukan diri tak lepas dari kebijakannya soal fiskal dan energinya yang kontroversial. Ia juga membiarkan nasib kebijakan kripto dan stablecoin di Inggris menggantung.
Rancangan undang-undang (RUU) Financial Services and Markets yang berisi aturan yang diperlukan untuk memungkinkan kripto sebagai alat pembayaran, diketahui telah masuk ke pembahasan parlemen pada Rabu lalu.
Regulasi mengenai penyitaan kripto yang digunakan dalam kasus kejahatan dan terorisme juga telah diajukan kepada parlemen pekan lalu. Namun nasib kebijakan ini ikut mengambang setelah Menteri Dalam Negeri Inggris Suella Braverman juga mengundurkan diri belum lama ini.
Truss selama ini dikenal sebagai salah satu tokoh pro kripto. Keterpilihannya sebagai Perdana Menteri membuka potensi pengembangan pesat bagi kripto di Inggris.
Kini, Partai Konservatif Inggris harus memutuskan untuk memilih calon tunggal sebagai pengganti Liz Truss. Sementara Partai Buruh yang menjadi oposisi, justru menyerukan pemilihan ulang.
Kebijakan Kripto di Inggris
Inggris menganggap aset kripto sebagai properti, bukan alat pembayaran yang sah. Exchange kripto harus mendaftar ke Otoritas Perilaku Keuangan (FCA) Inggris dan dilarang menawarkan perdagangan derivatif kripto.
Meskipun investor masih membayar pajak pendapatan atas keuntungan perdagangan kripto, namun sebenarnya hal itu tergantung pada aktivitas kripto yang dilakukan dan siapa yang terlibat dalam transaksi.
Pada Februari 2022, pemerintah Inggris dan FCA menerbitkan reformasi pelengkap proposal untuk membawa beberapa aset kripto yang memenuhi syarat ke dalam HM Treasury dan aturan promosi keuangan FCA.


