Portalkripto.com — Reserve Bank of India (RBI) resmi merilis konsep mata uang digital bank sentral atau yang dikenal CBDC. Bank sentral India memeparkan konsep CBDC ini ke dalam dokumen setebal 50 halaman. Laporan ini pertama kali dipublikasikan oleh Departemen Fintech RBI terkait rupee digital.
Konsep CBCD di dalamnya telah dirumuskan sejak Januari 2022. Dokumen tersebut dilaporkan tak hanya berisi kerangka kerja CBDC, tetapi juga regulasi terkait kripto.
RBI mengatakan akan segera memulai uji coba rupee digital untuk kasus penggunaan tertentu. Namun tidak diungkapkan dengan jelas kapan waktu tepatnya.
Menurut RBI, rupee digital akan menjadi opsi baru alat pembayaran selain rupee dalam bentuk fiat. “Ini secara substansial tidak berbeda dari uang kertas, tetapi versi digital kemungkinan akan lebih mudah, lebih cepat, dan lebih murah,” ujar RBI dalam dokumen tersebut, dikutip Cointelegraph.
RBI menekankan pentingnya inovasi untuk membuat kasus penggunaan CBDC semenarik penggunaan uang tunai. Saat ini bank sentral tersebut sedang melakukan strategi implementasi bertahap mulai dari tahap percontohan sampai tahap peluncuran.
Kamu Bisa Baca Artikel Lain:
Repayment Mt Gox Guncang Harga Bitcoin
McDonald’s Terima Pembayaran dengan Bitcoin dan Tether
“Saat ini merupakan momen penting dalam evolusi mata uang yang secara pasti akan mengubah sifat uang dan fungsinya,” tambahnya.
Tujuan RBI menciptakan CBDC di antaranya untuk mengurangi biaya operasional terkait pengelolaan kas fisik; mendorong inklusi keuangan; menghadirkan ketahanan, efisiensi, dan inovasi dalam sistem pembayaran; serta mendorong inovasi dalam sektor pembayaran lintas batas.
Selain itu, CBDC juga memberikan manfaat untuk masyarakat di lokasi terpencil yang sulit mendapatkan akses listrik dan jaringan seluler.
RBI mengklaim CBDC-nya tidak akan menjadi ancaman terhadap stabilitas keuangan negara. Bank sentral itu bahkan menyebut rupee digital bebas risiko.
Awal tahun ini, Menteri Keuangan India Nirmala Sitharaman mengumumkan, rupee digital yang menggunakan teknologi blockchain dan teknologi lainnya akan diluncurkan pada 2022 atau 2023. Dan baru bulan lalu, Wakil Gubernur RBI T Rabi Sankar mengatakan, proyek percontohan mata uang digital akan diluncurkan akhir tahun ini.
Konsep CBDC ini dirilis ke publik setelah ekosistem kripto di India menghadapi masa-masa sulit. Selain karena potongan pajak yang tinggi, ancaman larangan beroperasi yang dihadapi exchange juga telah membuat volume perdagangan kripto di India turun tajam.
RBI sendiri telah menyatakan, kebijakan terbaik untuk India adalah melarang kripto.


