Ringkasan Berita
- Pola Megaphone: Analis Jelle memprediksi ETH bisa menuju $10.000 jika breakout terkonfirmasi.
- Resistensi $5.000–$5.100: Level ini menjadi kunci, dengan potensi melikuidasi $5 miliar posisi short.
- Prospek Jangka Panjang: Jackis menilai ETH tetap bullish setelah keluar dari fase akumulasi institusional 4,5 tahun.
- Korelasi dengan Bitcoin: Ecoinometrics menegaskan korelasi ETH-BTC masih kuat di atas 0,8 dalam 5 tahun terakhir.
Harga Ethereum masih menunjukan pergerakan positif. Sejumlah analis memprediski ETH masih bisa melanjutkan rally.
Analis kripto, Jelle melalui akun X @CryptoJelleNL, menyoroti pola “megaphone” pada grafik mingguan yang berpotensi mendorong harga hingga ke level $10.000.
Pola megaphone, atau broadening formation, menggambarkan pergerakan harga yang semakin melebar dengan titik tertinggi lebih tinggi dan titik terendah lebih rendah.

Breakout terkonfirmasi di atas level resistensi biasanya memicu reli eksplosif. Namun, jika momentum melemah, pola ini bisa berubah bearish.
Saat ini, resistensi terdekat Ethereum berada di $5.000. Jika level ini berhasil ditembus, lebih dari $5 miliar posisi short diperkirakan akan terlikuidasi, membuka jalan bagi reli lanjutan.
Sebaliknya, kegagalan menembus $5.000 dapat memicu koreksi menuju SMA 12-minggu di sekitar $3.500 atau bahkan support pola di $3.000, yang bertepatan dengan SMA 25-minggu. Konfirmasi volume tetap menjadi faktor penting untuk menghindari false breakout.
Tekanan Jual di $5.100
Trader kripto Merlijn menambahkan bahwa ETH menghadapi sell wall padat di sekitar $5.100, level yang disebutnya “impian para whale.” Likuiditas di zona ini bisa menjadi magnet harga, memicu likuidasi posisi short yang berlebihan.

“$5,100 adalah tumpukan likuiditas. Level seperti ini adalah impian para whale,” tulis Merlijn, di akun X, 27 Agustus 2025.
BACA JUGA: 2 Faktor Pendorong Harga Solana (SOL) Tembus di Atas $200
Prospek Jangka Panjang Masih Positif
Di sisi lain, analis teknikal Jackis menekankan bahwa ETH masih berada dalam tren bullish jangka panjang. Ia menilai ETH baru saja keluar dari fase akumulasi institusional selama 4,5 tahun, yang berakhir pada Desember 2024. Fase ini diyakini membuka periode ekspansi struktural baru.
“Bagi saya, #ETH tetap sangat bullish untuk bertahun-tahun ke depan. Kita baru saja menembus rentang institusional selama 4,5 tahun. Siklus 4 tahun Anda berakhir pada Desember 2024 dengan penolakan. Beradaptasi atau mati,” tulisnya di akun X.

Meski begitu, Jackis memperingatkan kemungkinan adanya shakeout jangka menengah, mengingat ETH berkali-kali ditolak di level all-time high. ETH kini sedang menguji diagonal resistance keenamnya, yang secara historis cenderung jebol setelah beberapa kali percobaan.
Koreksi lebih dalam ke area support, mirip koreksi Bitcoin ke $25.000 pada pertengahan 2023, bisa saja memicu aksi jual berbasis ketakutan sebelum tren naik berlanjut.
Korelasi dengan Bitcoin Tetap Tinggi
Platform analisis pasar Ecoinometrics menegaskan bahwa meskipun ETH sempat mengungguli BTC, korelasi keduanya masih sangat kuat. Dalam lima tahun terakhir, rata-rata korelasi ETH dengan BTC berada di atas 0,8, dan saat ini masih bertahan di level tersebut.
Jackis menekankan, meski koreksi jangka pendek mungkin terjadi, outlook jangka panjang tetap bullish. Penerimaan harga di atas rekor tertinggi 2021 di $4.880 akan menjadi sinyal kuat untuk kelanjutan reli.


