Harga Ethereum Diprediksi Tetap Naik Meski Target $10.000 Masih Sulit Tercapai

Harga Ethereum Diprediksi Tetap Naik Meski Target $10.000 Masih Sulit Tercapai
Share :

Ringkasan Berita

  • ETH Tembus $3.600: Lonjakan harga didorong arus masuk ETF sebesar $727 juta, tertinggi sejak Juli 2024.
  • Makro Mendukung: Tekanan Trump pada The Fed untuk memangkas suku bunga jadi katalis positif untuk kripto.
  • Target $10.000 Masih Jauh: Kenaikan ke lima digit dinilai ambisius, tapi tetap mungkin jika kondisi teknikal & adopsi terus menguat.
  • Sentimen Positif: Penguatan staking, layer-2, dan aplikasi baru dorong permintaan ETH jangka menengah.

📈 Analis menilai rally Ethereum bisa lanjut jika ETF tetap menyerap suplai dan adopsi jaringan terus meningkat.

Kenaikan tajam harga Ethereum (ETH) ke level $3.600 pada Kamis, 17 Juni 2025, dinilai belum akan berbalik arah dalam waktu dekat, selama dua kondisi makroekonomi utama tetap bertahan.

Apa yang menyebabkan kenaikan harga Ethereum di season ini?

ETF dan Ketidakpastian The Fed Jadi Pendorong Utama

Mitra hedge fund kripto ZX Squared Capital, Felix Xu, harga ETH akan bergerak positif.

“Seluruh data makro yang dirilis minggu ini mendukung kenaikan, bukan koreksi,” ujar Xu, dikutip dari Cointelegraph.

Xu menyoroti lonjakan arus masuk ke ETF Ethereum spot di AS sebagai faktor utama penguatan harga. Pada Rabu (17 Juli), tercatat arus masuk sebesar $727 juta — tertinggi sejak perdagangan ETF ETH dimulai pada Juli 2024.

“Dana itu langsung masuk ke penyimpanan dingin (cold wallet) dan tidak tersedia untuk diperjualbelikan dalam waktu dekat,” jelas Xu.

Xu juga mencatat ketidakpastian arah kebijakan Federal Reserve (The Fed) sebagai sentimen positif. Meskipun inflasi AS (CPI) bulan Juni sedikit meningkat, tekanan dari Presiden Trump agar The Fed memangkas suku bunga hingga 3% dinilai menguntungkan aset berisiko seperti kripto.

“Selama ETF masih mencatat arus masuk dan The Fed tidak berubah hawkish secara tiba-tiba, peluang koreksi besar seperti pada Oktober 2024 akan tetap rendah.”

BACA JUGA: Bitcoin Kembali Tembus $120 Ribu, Investor Baru Borong 140 Ribu BTC

Target ETH $10.000: Ambisius, Tapi Tidak Mustahil

Meskipun ETH telah naik 43% dalam 30 hari terakhir dan saat ini diperdagangkan di kisaran $3.609, Xu skeptis bahwa harga ETH bisa mencapai $10.000 pada akhir tahun ini.

“Lonjakan sebesar 190% dalam lima bulan terakhir hanya pernah terjadi dua kali—saat boom ICO 2017 dan DeFi 2020–2021,” ujarnya.

Namun Xu tidak sepenuhnya menutup kemungkinan tersebut, selama beberapa kondisi terpenuhi:

  • Arus masuk ETF tetap kuat
  • Fitur staking ditambahkan ke produk ETF ETH
  • Sentimen pasar makin “risk-on”
  • Adopsi Ethereum terus meluas (seperti restaking, layer-2 rollup, dan aplikasi baru yang menyerap suplai ETH)

“Kalau semua mesin ini menyala bersamaan, sprint mengejutkan ke $10.000 bisa saja terjadi,” tutupnya.

Sentimen Pasar Semakin Positif

Trevor Koverko, co-founder Sapien, mengamini pandangan Xu bahwa target $10.000 masih spekulatif, tapi bukan tidak mungkin.

“Jika ETF terus meluas, Ethereum bisa menjadi tulang punggung sistem keuangan masa depan. ETH sekarang terasa lebih seperti aset digital programmable, bukan sekadar spekulasi.”

Sementara itu, analis teknikal Mikybull Crypto memprediksi harga ETH bisa menyentuh kisaran $7.000–$10.000 berdasarkan indikator RSI saat ini.