Harga Bitcoin Naik 8%, Ini Faktor Pendorong Utamanya

Harga Bitcoin Naik 8%, Ini Faktor Pendorong Utamanya
Share :

Ringkasan

  • Optimisme Fed: Pasar memprice-in peluang pemangkasan suku bunga The Fed—mendorong sentimen risk-on yang menguntungkan Bitcoin.
  • Sinyal teknikal: Bitcoin melewati SMA-7 hari dan menunjukkan bullish MACD; RSI melandai dari area oversold.
  • Level kunci: Resistensi krusial berada di $93,175 dan Fibonacci 50% di $95,712; $92,000 adalah level support penting.
  • Risiko: Volatilitas masih tinggi (30-day -15%), likuidasi besar, dan potensi outflow ETF dapat membalikkan arah.

 

Harga Bitcoin kembali menguat setelah sempat terpuruk dalam beberapa minggu terakhir. Dalam 24 jam terakhir Bitcoin mampu rebound dengan kembali menginjak level $92 ribu atau naik sekitar 8%.

Penguatan ini dipicu kombinasi faktor makroekonomi, teknikal, serta meningkatnya sentimen pasar terhadap aset berisiko. Berikut penjelasan lengkapnya.

BTC/USDT 1day via Tradingview

Optimisme Pemangkasan Suku Bunga The Fed (Dampak Bullish)

Pasar kini memperkirakan peluang 89% bahwa The Federal Reserve akan memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pada Desember, menurut data Investing.com. Ekspektasi ini muncul karena inflasi AS menunjukkan tanda-tanda melambat.

Ketika suku bunga turun, imbal hasil obligasi ikut melemah. Hal ini membuat aset yang tidak menawarkan yield—seperti Bitcoin—menjadi relatif lebih menarik.

Dampaknya:

  • Bitcoin naik sekitar 7% dalam 24 jam terakhir.
  • Pergerakan ini sejalan dengan penguatan indeks saham AS:
    • S&P 500: +0,3%
    • Nasdaq: +0,6%

Meski demikian, perubahan harga Bitcoin dalam 30 hari terakhir masih -15%, mencerminkan ketidakpastian makro yang belum sepenuhnya hilang.

BACA JUGA: ETF XRP Catat Inflow $756 Juta, Sinyal Bullish Muncul?

Data penting yang perlu dipantau:

  • Rilis PCE (Personal Consumption Expenditures) pada Jumat.
    Jika inflasi PCE lebih rendah dari perkiraan, pasar bisa semakin yakin terhadap pemangkasan suku bunga.

Rebound Teknis: Sinyal Bullish Mulai Muncul

Secara teknikal, Bitcoin mulai menunjukkan tanda pemulihan:

  • Harga bergerak di atas SMA 7-hari ($90.234)
  • Terjadi bullish MACD crossover dengan histogram di level +787,86
  • Kondisi jenuh jual mereda (RSI14 berada di 45,09)
  • Area Fibonacci $87.102 menahan tekanan jual

Analis membandingkan pola ini dengan pergerakan pada Maret 2025, di mana sinyal MACD bullish memicu kenaikan 15% beberapa minggu kemudian.

Level teknikal yang perlu diperhatikan:

  • Resistance $93.175 – breakout membuka ruang menuju $106.450
  • Fibonacci 50% di $95.712 – penutupan di atas level ini akan menegaskan momentum bullish

Kesimpulan

Rebound Bitcoin mencerminkan kombinasi:

  • Optimisme pemangkasan suku bunga The Fed
  • Tekanan jual yang mulai mereda
  • Sinyal teknikal yang menguat

Namun, volatilitas tetap tinggi. Dalam 30 hari terakhir, BTC masih turun 15%, menandakan pasar belum benar-benar stabil. Risiko tetap ada, termasuk likuidasi besar (BTC longs sebesar $170 juta hangus kemarin) serta potensi outflow ETF spot.

Level kunci yang harus dipertahankan Bitcoin: $92.000. Jika gagal bertahan, tren “lower highs” dapat berlanjut.

Pemantauan penting:

  • Harga penutupan per jam
  • Arus dana ETF spot
  • Rilis PCE akhir pekan ini