Glassnode: Bitcoin Masuk Masa Transisi ke Siklus Baru

Share :

Portalkripto.com — Setelah mengalami volatilitas tinggi selama berbulan-bulan di sepanjang 2022, harga Bitcoin (BTC) mulai stabil di atas harga cost-basis pada 2023. Rata-rata pemegang BTC sudah mengantongi untung.

Menurut platform analitik on-chain Glassnode, pasar kripto saat ini sedang berada dalam fase transisi dari bear market ke siklus baru. Siklus tersebut diperkirakan sama dengan siklus yang terjadi pada 2020.

Periode transisi ini secara historis ditandai dengan pasar makro yang sideways panjang. Volatilitas harga tidak terjadi secara ekstrem.

Dalam laporan mingguan terbarunya berjudul ‘Shifting Tides’, yang dirilis Senin, 6 Februari 2023, Glassnode mengungkapkan, aksi ambil untung investor Bitcoin (realized profit) meningkat pada 2023, tetapi tidak terlalu tinggi. Levelnya masih sama dengan tahun 2020.

Ledakan aksi ambil untung terbesar yang dilakukan oleh investor terjadi pada Januari 2021. Dan sejak itu, aksi ambil untung oleh investor menurun meski Bitcoin mencapai all-time high (ATH) dua kali di 15 April 2022 dan 10 November 2022.

Aksi ambil untung investor Bitcoin 2020-2023. (sumber: Glassnode)

Sementara itu, aksi jual rugi (realized loss) Bitcoin turun cukup drastis di kisaran $200 juta per hari. Selama bear market 2022, ada tiga gelombang aksi jual rugi Bitcoin besar-besaran yang dilakukan investor, yakni dua kali saat Luna crash dan satu kali saat exchange FTX bangkrut.

Aksi jual rugi investor Bitcoin 2020-2023. (sumber: Glassnode)

Glassnode juga mengungkapkan, kelompok pemegang bitcoin jangka pendek atau short-term holder (STH) berhasil melakukan aksi ambil untung pertama sejak Maret 2022. Artinya, banyak investor yang membeli Bitcoin saat harganya jatuh beberapa bulan terakhir dan menjualnya saat harganya naik saat ini.

“Pasar secara keseluruhan juga mencatat keuntungan yang menunjukkan adanya pemulihan setelah momen kerugian besar yang berkepanjangan,” tulis Glassnode.

Keuntungan yang dikunci oleh STH Bitcoin. (sumber: Glassnode)

Pemegang Bitcoin jangka panjang atau long-term holder (LTH) juga mengalami tanda-tanda awal pemulihan. Tren keuntungan LTH mulai terbentuk.

Namun, menurut data Glassnode, LTH masih mengalami kerugian besar dalam 9 bulan terakhir. Penurunan tajam dimulai sejak ekosistem Terra kolaps pada Mei 2022 lalu.

Keuntungan yang dikunci oleh STH Bitcoin. (sumber: Glassnode)