Exchange Winter: Sentimen FUD terhadap CEX Menguat

Share :

Portalkripto.com — Sentimen ketakutan, ketidakpastian dan keraguan (FUD) terhadap centralized exchange (CEX) menguat setelah keruntuhan ekosistem FTX. Komunitas kripto kini bersikap lebih awas terhadap potensi fraud yang laten tersembunyi di balik nama besar exchange.

Keruntuhan FTX yang berlangsung kurang dari sepekan merupakan drama monumental. Sebermula dari hasil audit cadangan aset yang kontroversial, exchange kripto terbesar kedua di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar ini kemudian mengalami bank run dan berjumpa sakaratulmaut.

Pemilik aset kripto yang selama ini berdagang di CEX kini dilanda kecemasan dan paranoid. Mereka takut bila sewaktu-waktu sejarah buruk kembali berulang untuk kesekian kalinya sebagai sebuah kekonyolan. Nuansa kekhawatiran ini salah satunya nampak lewat perbincangan di media sosial Twitter.

Dalam sebuah utas pada 13 November 2022, terungkap bahwa Crypto.com melakukan salah transfer koin Ether (ETH) ke alamat wallet exchange lain, Gate.io. Besaran transfer yang dilakukan mencapai 320 ribu keping ETH. Puluhan ribu ETH tersebut dikirim pada waktu yang berdekatan dengan momen Gate.io mempublikasi snapshot audit Proof of Reserves (PoR) atau bukti aset cadangan perusahaan.

Utas tersebut menyatakan bahwa transfer ETH dilakukan pada 18 Oktober 2022, sedangkan snapshot PoR Gate.io keluar pada 28 Oktober. Ada kecurigaan bahwa 320 ribu ETH dari Crypto.com dimasukkan sebagai aset dalam audit snapshot Proof of Reserves. Seluruh transferan Crypto.com ini diklaim sudah dikembalikan.

Bos Crypto.com, Kris Marszalek ikut mengomentari kecurigaan tersebut. Dalam sebuah tanggapan, dia menyatakan bahwa transfer puluhan ribu ETH ke wallet Gate.io merupakan kesalahan transfer. Mulanya, Kris bilang bahwa ETH tersebut bakal ditransfer ke alamat cold wallet Crypto.com.

Gate.io turut buka suara. Mereka menyatakan bahwa transfer tersebut telah dikembalikan. Gate.io juga menyatakan bahwa transfer ETH terjadi setelah proses audit. Salah transfer Crypto.com terjadi pada 21 Oktober sementara audit selesai pada 19 Oktober.

Trust Issue

Walau sudah dibantah, publik tak percaya begitu saja. Pertanyaan mengalir deras kepada Crypto.com dan Gate.io. Jumlah ETH yang ditransfer dinilai terlampau besar untuk sebuah kesalahan pengiriman. Momentum kesalahan semacam ini nampaknya sangat tidak tepat dipertontonkan di tengah-tengah momen keruntuhan FTX.

Yang lainnya menyoroti auditor FTX. Armanino, LLP, yang jadi auditor PoR Gate.io pernah melakukan audit pada FTX dan FTX.US untuk tahun fiskal 2021. Armanino diketahui juga pernah jadi auditor Kraken dan Coinbase.

Skandal salah transfer ETH ini membuat tren bear Crypto.com dan Gate.io terus berlanjut. Saat penulisan, harga koin native Gate.io GT turun 3.48% dalam 24 jam terakhir menjadi $3.53. Sebelum tren bear sepekan lalu harga GT sempat didagangkan di angka $4.8. Koin asli Crypto.com lebih parah lagi. Harga Cronos (CRO) longsor 19℅ jadi $0.0656 dalam 24 jam terakhir.

Kecurigaan juga sempat memberondong exchange Huobi. Sempat ada dugaan Huobi mencoba manipulasi serupa. Alamat wallet yang ditautkan ke Huobi terciduk mentransfer 10.000 ETH ke wallet deposit Binance dan OKX segera setelah merilis snapshot cadangan asetnya. Huobi mengklarifikasi bahwa penarikan 10.000 ETH tersebut dilakukan oleh investor institusional besar.

Di tengah menguatnya sentimen FUD dan arus kecurigaan terhadap CEX ini, Bos Binance, Changpeng Zhao alias CZ mengutarakan pendapatnya. Menurutnya exchange kripto yang melakukan transfer aset dalam jumlah besar sebelum atau sesudah mereka menunjukkan alamat wallet, hal tersebut adalah “tanda masalah besar”.