Portalkripto.com — Mining pool terbesar di Ethereum, Ethermine, membuka layanan staking ETH baru bagi penggunanya. Layanan ini dibuka jelang transisi Ethereum atau The Merge yang semakin dekat yaitu pada 15 September.
Layanan baru ini menawarkan anggota Ethermine kesempatan secara kolektif mempertaruhkan ETH mereka dan mendapatkan bunga di atas simpanan mereka.
Bagi pengguna yang ingin melakukan staking diperlukan sedikitnya 0,1 ETH ($ 159) untuk masuk. Namun semakin kecil yang dipertaruhkan, semakin besar biayanya.
Ethermine yang tidak tersedia untuk penambang di Amerika Serikat menawarkan bunga ETH tahunan sebesar 4,43%.
Pada saat penulisan, sebanyak 393 Ether senilai $626.000 dengan harga saat ini telah diinvestasikan ke dalam kumpulan baru Ethermine.
Staking pool seperti ini memiliki signifikansi karena menawarkan suku bunga yang kompetitif dan hambatan masuk yang lebih rendah daripada staking solo sebagai operator node. Staking solo membutuhkan setidaknya 32 ETH ($51.000) untuk mengoperasikan node. Sebagai perbandingan, untuk tingkat bunga Ethermine, staking di Ethpool sebagai operator node mengumpulkan tingkat bunga tahunan sebesar 4,6%.
Staking ini adalah poros penting untuk Ethermine yang saat ini beroperasi sebagai kumpulan penambangan multi aset. Aset yang dapat ditambang adalah ETH, Zcash, Ethereum Classic (ETC), Beam (BEAM), Ravencoin (RVN) dan Ergo (ERGO).
Setelah The Merge, penambangan ETH akan dihapus secara bertahap karena jaringan berubah dari model penambangan proof-of-work (PoW) menjadi model staking proof-of-stake (PoS).
Pada saat penulisan, terdapat 222.657 penambang aktif di Ethermine yang menyumbang tingkat hash gabungan 261,1 terra hash per detik (TH/s). Setelah 15 September, mereka hanya akan terus mendukung penambangan PoW Ethereum Classic (ETC), Ravencoin (RVN), Ergo (ERGO), dan Beam (BEAM).
Akhir Era Pertambangan
Jelang The Merge, dasbor penambang akan memperlihatkan jam hitung mundur dan penambang dapat terus menambang ETH hingga penghitung waktu mencapai nol.
Selanjutnya, penambang ETH akan diganti dengan validator PoS, yang dapat membantu memangkas konsumsi jaringan ETH hingga 99%.
BACA JUGA: OptiFi Tak Sengaja Tutup Platform di Solana, USDC Senilai $661.000 Terkunci
Namun, beberapa komunitas penambang ETH tetap mempertahankan mekanisme konsensus PoW. Menurut mereka transiasi tersebut hanya akan membuat rig penambangan yang harganya mahal menjadi mubazir.
Selain itu, sejumlah anggota komunitas kripto terkenal lainnnya menyatakan transisi ini akan menyebabkan dampak negatif.
Sistem PoW adalah proses penambangan dengan memanfaatkan super komputer yang membutuhkan sumber daya listrik yang besar untuk memecahkan teka-teki kompleks, memvalidasi transaksi, dan mendapatkan hadiah ETH.
Sedangkan di bawah konsesus PoS, validator mengunci sejumlah aset kripto dalam kontrak pintar di blockchain. Saham mereka membantu mengamankan dan mendesentralisasikan jaringan.
Menurut Ethereum Foundation transisi dari PoW ke PoS akan memangkas emisi karbon Ethereum menjadi 0,07 kilogram per transaksi dari 147,86 kilogram saat ini. Jejak tersebut 17.000 kali lebih efisien daripada Bitcoin.
Pembaruan ini akan meningkatkan jumlah transaksi yang dapat ditangani Ethereum dari 15 hingga 20 transaksi per detik, menurunkan biaya gas, dan meningkatkan keamanan jaringan.
DISCLAIMER : Bukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset crypto masih beresiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.


