Portalkripto.com —Â Dogecoin (DOGE) resmi menjadi kripto yang menjalankan mekanisme konsensus proof-of-work (PoW) terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar ($7,9 miliar). Posisi ini sebelumnya ditempati oleh Ethereum yang kini sudah bertransisi ke proof-of-stake (PoS).
Di posisi pertama ada Bitcoin yang memiliki kapitalisasi pasar $378 miliar. Sementara kripto dengan konsensus PoW terbesar ketiga adalah Ethereum Classic (ETC) dengan kapitalisasi pasar $4,69 miliar
Di urutan selanjutnya ada Litecoin (LTC) dengan kapitalisasi pasar $4,01 miliar dan Monero (XMR) dengan kapitalisasi pasar $2,65 miliar.
Dogecoin juga dihadapkan dengan persaingan dengan Ethereum PoW (ETHW), token alternatif hard fork Ethereum buatan penambang yang masih menggunakan konsensus PoW. Saat ini ETHW diperdagangkan di $13,58.
Transisi Ethereum ke PoS dinilai bisa mendorong blockchain PoW lainnya untuk mempertimbangkan perpindahan ke konsensus yang lebih ramah lingkungan.
Dogecoin Foundation sendiri sebenarnya sudah mempertimbangkan transisi Dogecoin ke PoS. Ide ini sudah muncul sejak September 2021 yang diajukan oleh pendiri Ethereum, Vitalik Buterin, yang juga merupakan penasihat Dogecoin Foundation.
Pada Desember 2021, Dogecoin Foundation merilis Dogecoin Trailmap yang mengajukan pendirian komunitas staking Dogecoin. Versi ini memiliki sistem yang menyerupai PoS.
“Versi ini mengizinkan seluruh pengguna Dogecoin untuk mempertaruhkan DOGE mereka dan mendapatkan token tambahan sebagai imbalan karena sudah menjaga jaringan,” kata Dogecoin Foundation saat itu.
Namun, tak ada kemajuan yang berarti sejak itu. Menurut situs resmi Dogecoin, Dogecoin Trailmap sampai saat ini masih berstatus “proposal”.
DISCLAIMER : Bukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset crypto masih beresiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.


