DEX di Jaringan Arbitrum, Camelot, Tumbuh 300% Sepanjang Februari 2023

Share :

Portalkripto.com — Decentralized exchange (DEX) baru di jaringan Arbitrum, Camelot, terus mengalami pertumbuhan sejak diluncurkan pada akhir 2022 lalu. Menurut halaman analitik Camelot, volume perdagangan DEX ini melonjak hingga lebih dari 300% sepanjang Februari 2023.

Volume perdagangan Camelot. (sumber: camelot.exchange)

Saat ini, volume perdagangan di Camelot mencapai $13 juta. Angka tersebut sempat mencapai all-time high di $30,5 juta pada 14 Februari 2023.

Token asli Camelot, GRAIL, juga ikut meroket hingga 520% sepanjang bulan ini. Menurut CoinMarketCap, GRAIL kini diperdagangkan di harga $2.379.

Pergerakan harga GRAIL. (sumber: CoinMarketCap)

Tak hanya itu, perusahaan analitik blockchain Nansen mengungkapkan, jumlah pengguna dan jumlah transaksi di Camelot juga naik tajam lebih dari 120%. Total Value Locked (TVL), atau jumlah aset yang terkunci, di jaringan Camelot ikut naik 276% pada Februari ini menjadi $61,65 juta.

TVL di Camelot. (sumber: DefiLlama)

Pertumbuhan pesat Camelot sejalan dengan semakin meningkatnya popularitas Arbitrum sebagai blockchain layer-2 dari jaringan Ethereum. Arbitrum menawarkan transaksi yang lebih cepat dengan biaya yang lebih murah.

Blockchain tersebut juga merupakan blockchain terbesar keempat dalam hal TVL. Volume transaksinya bahkan lebih banyak daripada Ethereum.

Dipicu Token TROVE

Lonjakan pengguna dan volume transaksi di DEX Camelot dalam beberapa hari terakhir ini ikut dipicu oleh peluncuran TROVE. TROVE adalah token tata kelola untuk protokol indeks yield-bearing Arbitrove, yang juga dibangun di atas Arbitrum.

Penjualan publik TROVE dilakukan di Camelot pada Jumat, 17 Februari 2023, dan akan berakhir pada Senin, 20 Februari 2023, pukul 21.00 WIB.

Tokenomics Camelot mencakup dua token, yakni GRAIL dan token tata kelola yang tidak dapat dialihkan yang disebut xGRAIL. Kedua token ini bertugas untuk menciptakan keseimbangan antara pemberian insentif kepada pengguna demi meningkatkan likuiditas pada protokol dan peningkatan keamanan ekosistem Camelot dalam jangka panjang.

Camelot mendistribusikan kembali pendapatan dari fee swap kepada pemegang token xGRAIL dan menggunakan pendapatan tersebut untuk membeli dan membakar GRAIL dari pasar untuk mempertahankan tekanan beli agar tetap konstan.

DEX terpopuler di Arbitrum, GMX, juga menggunakan model token ganda yang sama. Namun, TVL GMX masih tercatat 794% lebih besar daripada TVL Camelot.

Meski demikian, pertumbuhan Camelot cukup menyita perhatian karena saat DEX tersebut mengalami kenaikan jumlah pengguna 242% dan kenaikan jumlah transaksi 384%., GMX hanya mencatatkan kenaikan di periode yang sama masing-masing 15% dan 22%.

DISCLAIMER : Bukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset crypto masih beresiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.