Crypto Winter Bikin Inter Terancam Rugi 80 Juta Euro

Share :

Portalkripto.com — Crypto winter yang terjadi hampir sepanjang 2022 membuat klub bola Inter Milan terancam menanggung kerugian hingga 80 juta Euro. Pasalnya sponsor utama Inter, DigitalBits, dihadapkan pada situasi keuangan yang sulit.

Sejumlah media Italia melaporkan DigitalBits belum melakukan pembayaran cicilan terutang pada kesepakatan musim 2022/2023 ini. Proyek di bawah naungan Zytara Labs LLC ini juga diragukan dapat memenuhi pembayaran musim depan.

Padahal, Inter Milan dan DigitalBitts telah menjalin kesepakatan kerja sama berdurasi tiga tahun dengan nilai kontrak 80 juta Euro. Kedua belah pihak menyepakati bayaran €24 juta untuk musim 2022/2023, €26 juta untuk 2023/2024, dan €30 juta pada 2024/2025, ditambah kemungkinan bonus.

DigitalBits gagal membayar dua cicilan awal dengan jumlah total €16 juta. Mereka seharusnya membayar masing-masing €8 juta pada Juni dan Oktober 2022. DigitalBits juga melewatkan pembayaran bonus senilai €1,6 juta untuk musim Serie A 2021-22.

Kini, salah satu klub terbesar di Italia ini dilaporkan telah menghapus semua jejak sponsor DigitalBits dari kaus, situs web, dan papan iklan mereka. Inter juga berada di bawah tekanan besar untuk menemukan sponsor baru menjelang paruh kedua Serie A musim 2022/2023.

Berdasarkan data CoinMarketCap, harga token kripto DigitalBits (XDB) saat ini ada di kisaran $0,0035 hingga $0,005 per keping sepekan terakhir, turun lebih dari 60% dari harga saat all Time high (ATH) $1,04 pada 16 November 2022.

Grafik harga token XDB sejak pertama kali meluncur September 2019 (CoinMarketCap).

Rating Obligasi Inter Terancam Turun

Kegagalan pembayaran sponsor ini din berdampak langsung pada rating obligasi Inter Media and Communication S.p.A. yang merupakan entitas perusahaan pendapatan hak siarTV dan sponsor klub berjuluk Nerazzurri tersebut.

Ketidakpastian seputar pendapatan sponsor Nerazzurri membuat peringkat obligasi mereka dapat diturunkan dari rating “B” yang saat ini dikantongi Inter. Merujuk lembaga pemeringkat kredit Standard & Poor (S&P), obligasi rating “B” in masuk kategori produk yang “sangat spekulatif”.

Tak cuma Inter Milan, crypto winter yang bikin DigitalBits kesulitan ini juga sangat mungkin berimbas ke klub ibu kota AS Roma. Klub berjuluk Giallorossi ini juga disponsori oleh DigitalBits.