🚀 Ringkasan Berita
- Stablecoin RMB: CFX melonjak usai pengumuman pilot project stablecoin RMB yang didukung pemerintah Shanghai dan perusahaan fintech besar seperti Ping An.
- Breakout Teknis: Harga menembus EMA 200-hari dan Fibonacci 61.8%, disertai lonjakan volume 3.785% dan RSI menyentuh 93,2.
- Short Squeeze: Open interest naik 146% dan likuidasi posisi short mencapai $11,5 juta, mendorong momentum beli berkelanjutan.
- Dukungan Fundamental: CFX deflasi melalui pembakaran token, peningkatan staking, dan spekulasi menjelang upgrade Conflux 3.0 pada 30 Juli.
Harga Conflux (CFX) melonjak lebih dari 100% dalam 24 jam terakhir, pada perdagangan 21 Juli 2025, ke harga $0.2301. Sementara dalam grafik mingguan, CFX mencatatkan keuntungan-keuntungannya 214%.
Apa Penyebabnya Kenaikan CFX?
Kenaikan ini salah satunya didorong oleh peluncuran uji coba stablecoin RMB yang didukung pemerintah Shanghai, breakout teknikal signifikan, dan short squeeze yang diperkuat oleh pasar derivatif.

Faktor Utama Kenaikan Harga
1. Peluncuran Stablecoin RMB yang Didukung Pemerintah
Pada 20 Juli, Conflux naik 17% setelah mengumumkan kemitraan strategis dalam uji coba stablecoin RMB luar negeri yang didukung oleh pemerintah Shanghai.
Proyek ini melibatkan mitra seperti AnchorX dan perusahaan keuangan besar Ping An, dan dianggap selaras dengan strategi Belt and Road Tiongkok. Peluncuran ini bertepatan dengan Conflux Tech Conference (18–20 Juli), memperkuat eksposur proyek dan digambarkan oleh para analis sebagai “senjata berat internasionalisasi RMB.”
2. Breakout Teknis dan Short Squeeze
- Aksi harga: CFX berhasil menembus rata-rata pergerakan eksponensial 200 hari ($0,1004) dan level retracement Fibonacci 61,8% ($0,1291), disertai lonjakan volume hingga 3.785%.
- Indikator RSI 14: Menyentuh 93,2—menandakan kondisi jenuh beli—namun aksi beli tetap kuat hingga harga melampaui upper Bollinger Band ($0,1538).
- Derivatif: Open interest naik 146% dalam 24 jam menjadi $325 juta, sementara likuidasi posisi short mencapai $11,5 juta, memicu siklus umpan balik yang mempercepat kenaikan harga.
3. Faktor Pendukung Lainnya
- Tokenomics: Pembakaran 76 juta CFX pada Mei lalu, ditambah staking 500 juta CFX, mengurangi pasokan likuid sekitar 11%—menekan tekanan jual.
- Dinamika pasar: Altcoin Season Index naik 62,5% dalam seminggu terakhir, menandakan rotasi modal ke aset berisiko tinggi seperti CFX.
BACA JUGA: Harga Ethereum Diprediksi Tetap Naik Meski Target $10.000 Masih Sulit Tercapai
Fundamental Proyek: Apa Itu Conflux (CFX)?
Conflux adalah blockchain publik layer-1 yang dirancang untuk mendukung aplikasi terdesentralisasi (dApps), e-commerce, dan infrastruktur Web 3.0 dengan menawarkan skalabilitas tinggi, desentralisasi kuat, dan keamanan maksimal.
Dengan menggunakan mekanisme konsensus Tree-Graph yang menggabungkan algoritma Proof-of-Work (PoW) dan Proof-of-Stake (PoS), Conflux memungkinkan transfer aset digital yang cepat, efisien, tanpa kemacetan jaringan, dan biaya transaksi rendah.
Platform ini juga kompatibel dengan EVM (Ethereum Virtual Machine) dan mendukung smart contract Turing-complete menggunakan bahasa Solidity seperti di Ethereum.
Token native CFX menjadi tulang punggung ekosistem Conflux, digunakan untuk membayar biaya transaksi, partisipasi dalam tata kelola, dan sebagai insentif bagi para staker dan penambang yang menjaga keamanan jaringan.
Kesimpulan: Antara Momentum Bullish dan Risiko Koreksi
Reli harga CFX didorong oleh kombinasi kuat antara dukungan regulasi, pengurangan suplai token, dan tekanan derivatif.
Namun, RSI yang sangat tinggi di angka 93,2 mengindikasikan potensi overheat. Dengan indeks Fear & Greed berada di angka 67 (Greed), muncul pertanyaan: akankah CFX mampu bertahan di atas $0,20 pasca-upgrade Conflux 3.0 pada 30 Juli? Ataukah aksi ambil untung akan membalikkan tren?


