Portalkripto.com – Harga Bitcoin (BTC) mengalami rebound setelah bereaksi negatif terhadap pengumuman Consumer Price Index (CPI) atau indeks harga konsumen AS September 2022.
Terpantau nilai koin kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar tersebut mengalami pump sebesar 3,80% dalam 24 jam terakhir, menurut data real-time terkini CoinMarketCap.
Harga BTC sempat menyentuh $19,835 pada Jumat, 14 Oktober 2022, setelah sebelumnya tersungkur dengan harga jual menyentuh $18,319 atau jadi titik terendah dalam tiga pekan terakhir.
CPI diumumkan pada Kamis, 13 September 2022 WIB. CPI September ada di angka 8.2% year on year (yoy), lebih rendah 0.1% dari bulan Agustus (8.3%).
Indeks yang menjadi acuan tingkat inflasi ini tercatat sudah turun untuk bulan ketiga berturut-turut, namun hal ini belum memenuhi ekspektasi banyak pihak yang mengharapkan penurunan hingga 0,2%.
Selain BTC, ETH juga mengalami rebound setelah tersungkur ke harga $1,209 dalam 24 jam terakhir. Harga tersebut jadi yang paling rendah dalam lebih dari satu bulan terakhir. Terkini, harga ETH adalah $1,209.
Tak cuma BTC dan ETH, beberapa kripto 10 besar, di luar stablecoin, memperlihatkan tren rebound yang serupa dengan ragam persentase kenaikan.
BNB naik 0,4% menjadi US$272,06 dalam 1 jam terakhir. XRP naik 0,68%. Cardano naik 0,35%.
Sedangkan Solana dan Dogecoin turun masing-masing 0,17% dan 0,33% menjadi $31.63 dan $0.06053 dalam 1 jam terakhir.
Ekuitas AS naik
Tak cuma kripto, sejumlah ekuitas AS naik tajam setelah aksi jual awal saat perilisan CPI. Dikutip dari Forkast, Dow Jones Industrial Average melonjak 2,8%, sedangkan Indeks S&P 500 naik 2,6% dan Nasdaq Composite naik 2,3%. S&P 500 dan Nasdaq memecahkan penurunan beruntun enam hari.


