Bitcoin Rp7,4 Triliun Dilikuidasi Sepanjang Januari 2023

Share :

Portalkripto.com — Kinerja Bitcoin (BTC) sepanjang Januari 2023 menjadi yang terbaik sejak Oktober 2021. Bulan ini, Bitcoin berhasil naik 43% year-to-date ke titik tertinggi sejak Agustus 2022 di $24.000.

Kenaikan Bitcoin pada Januari ini bahkan memicu short squeeze (likuidasi besar dari short position) di pasar derivatif. Menurut data platform analitik on-chain Glassnode, Bitcoin senilai $495 juta atau sekitar Rp7,4 triliun telah dilikuidasi dalam short futures contract dalam 30 hari terakhir.

Laporan Glassnode yang berjudul ‘Short Squeezes and Spot Demand’ yang dirilis 30 Januari 2023 tersebut mencatat ada tiga gelombang short squeeze besar yang terjadi di Januari. Masing-masing melikuidasi $165 juta, $110 juta, dan $65 juta.

Total likuidasi Bitcoin di futures market. (sumber: Glassnode)

Gelombang short squeeze pertama yang terjadi pada pertengahan Januari 2023 berhasil membuat banyak trader terkejut. Sebanyak 85% likuidasi Bitcoin berasal dari short position.

Angka tersebut bahkan lebih besar dari likuidasi short position saat FTX bangkut pada November 2022, yang hanya mencapai 75%.

Likuidasi short position Bitcoin di pertengahan Januari 2023. (sumber: Glassnode)

Glassnode juga mengungkapkan, open Interest terhadap Bitcoin terus menurun sejak pertengahan November. Nilai denominasi Bitcoin di open futures contract jatuh sebesar 36% dari 650.000 BTC pada pertengahan November, menjadi 414.000 saat ini.

Penurunan itu diduga disebabkan oleh hilangnya open interest Bitcoin di exchange FTX yang telah bangkrut.

Harga Bitcoin Turun

Harga Bitcoin turun tajam hingga 4,5% dalam 24 jam terakhir per 31 Januari 2023 pagi WIB. Penurunan ini terjadi menjelang Federal Open Market Committee (FOMC) meeting.

Data CoinMarketCap menunjukkan, BTC sempat menyentuh harga perdagangan di bawah $22.600, sebelum kembali naik perlahan ke kisaran $22.850 pada pukul 10.00 WIB. Sebelumnya pada 30 Januari, Bitcoin sempat naik ke harga jual lebih dari $23.900 per keping.

Harga Bitcoin dalam 24 jam terakhir. (sumber: CoinMarketCap)

Tingkat penurunan BTC pada 31 Januari menjadi penurunan harian terbesar setelah krisis FTX. Terakhir kali harga BTC turun parah adalah pada 9 November ketika anjlok 14%. Setelahnya, tingkat penurunan harian perlahan membaik.

Tingkat penurunan BTC pada 31 Januari menjadi penurunan harian terbesar setelah krisis FTX. Terakhir kali harga BTC turun parah adalah pada 9 November ketika anjlok 14%. Setelahnya, tingkat penurunan harian perlahan membaik.

Data Coinglass menunjukkan total likuidasi aset di pasar kripto mencapai $160 juta dalam 24 jam terakhir. Aksi likuidasi tunggal terbesar terjadi di bursa OKX, di mana trader melikuidasi BTC ke dolar Amerika Serikat (AS) senilai $2 juta. Total likuidasi BTC dalam 24 jam mendekati $50 juta.