RINGKASAN BERITA
📉 Penutupan Agustus
BTC turun 6% di Agustus 2025, bulan terburuk sejak April.
📊 September Effect
Sejak 2013, 8 dari 12 September berakhir merah dengan rata-rata −3,8%.
🚀 Peluang Bullish
BTC konsolidasi di $105K–$110K, sinyal RSI tunjukkan hidden bullish divergence.
💵 Faktor Eksternal
Dolar diprediksi melemah 8%, peluang BTC tembus $124.500 dalam 4–6 minggu.
Harga Bitcoin ditutup dengan candle merah pada penutupan bulan Agustus 2025, dengan kerugian mencapai 6%. Hal ini merupakan penutupan bulan terburuk sejak April 2025. Pergerakan BTC ini memicu kekhawatiran bahwa tren turun bisa berlanjut saat memasuki September.
Semnatara itu, secara historis bulan September memang bulan yang berat bagi Bitcoin. Sejak 2013, delapan dari dua belas September berakhir di zona merah, dengan rata-rata penurunan sekitar −3,8%.

Fenomena ini disebut September Effect, ketika trader cenderung mengamankan profit setelah reli musim panas atau mengatur portofolio jelang kuartal IV.
Bahkan, S&P 500 juga memiliki pola serupa sejak 1928, dengan rata-rata pelemahan −1,2% di bulan September.
Namun, ada sisi menarik. Sejak 2013, setiap kali Bitcoin berhasil mencetak September hijau, biasanya didahului Agustus yang lemah—seperti pada 2017.
BACA JUGA: Bitcoin Diprediksi Catat Keuntungan di Penutupan Tahun Ini, Begini Analisanya
Kala itu, BTC sempat jatuh tajam di akhir Agustus, bertahan di zona support, lalu melonjak hingga $20.000. Kini, pola serupa terlihat kembali: BTC konsolidasi di area $105.000–$110.000, level yang dulu jadi resistensi namun kini berubah menjadi support.
Sinyal teknikal juga menguatkan optimisme. Meskipun harga turun, indikator RSI tidak ikut anjlok sedalamnya, menunjukkan adanya hidden bullish divergence—tanda bahwa pasar tidak selemah grafik harga terlihat, dan pembeli perlahan kembali masuk.
Sinyal Bullish di Tengah September Effect
Menurut analis ZYN, pola ini membuka peluang BTC menembus rekor baru di atas $124.500 dalam 4–6 minggu ke depan.
Faktor eksternal juga berpotensi mendukung. Dolar AS diprediksi melemah hingga 8% tahun ini akibat perlambatan ekonomi dan kemungkinan pemangkasan suku bunga The Fed.

Korelasi Bitcoin dengan indeks dolar (DXY) kini merosot ke −0,25, level terlemah dalam dua tahun. Artinya, peluang kripto menguat di September semakin besar jika dolar terus tertekan.
“Dua kali pemangkasan suku bunga berarti triliunan dolar akan mengalir ke pasar kripto,” ujar analis Ash Crypto. “Kita segera memasuki fase parabola di mana Altcoin bisa melesat 10x–50x.”


