Ringkasan Berita
- Bitcoin memasuki fase bearish menurut CryptoQuant, dengan Bull Score jatuh ke level ekstrem 20/100.
- Permintaan institusional melemah, termasuk pembelian perusahaan treasury yang melambat dan ETF inflow yang turun.
- Pemicu kenaikan sebelumnya menghilang dan tidak ada katalis kuat baru untuk tahun 2026.
- Harga BTC kini di sekitar $86.300, menembus support $90k–$92k dan memperkuat tren bearish.
Bitcoin mulai memasuki fase bearish seiring melemahnya permintaan institusional dan sejumlah indikator pasar yang menunjukkan tren penurunan, menurut data dari platform analitik CryptoQuant.
Dalam laporan mingguan terbarunya, CryptoQuant menyebut kondisi pasar Bitcoin saat ini sebagai yang “paling bearish” sejak bull cycle yang dimulai pada Januari 2023.
Indeks Bull Score CryptoQuant menunjukan Bitcoin kini turun ke level bearish ekstrem, yakni 20 dari 100, sementara harga BTC anjlok jauh di bawah moving average 365 hari di $102.000, level teknikal penting yang juga menandai awal bear market pada tahun 2022.
Permintaan institusional melemah
Penurunan harga terjadi bersamaan dengan turunnya minat institusional, terlihat dari berkurangnya pembelian oleh perusahaan-perusahaan treasury Bitcoin seperti Strategy milik Michael Saylor, serta arus masuk ETF yang stagnan. Meski Strategy baru saja membeli 8.178 BTC senilai $835 juta — pembelian terbesarnya sejak Juli 2025 — volume tersebut masih lebih kecil dibanding banyak akuisisi besar mereka sebelumnya.

Menurut Head of Research CryptoQuant, Julio Moreno, banyak perusahaan treasury kini hampir berhenti membeli, bahkan beberapa sudah menjual sebagian kepemilikannya. Ia mencontohkan Metaplanet, yang terakhir membeli BTC pada September.
“Perusahaan treasury pada dasarnya telah berhenti membeli, bahkan beberapa sudah menjual sebagian dari kepemilikan mereka,” ujar Moreno dalam unggahanya di X, 18 November 2025.
ETF Bitcoin juga mengalami tekanan. Data dari CoinShares menunjukkan bahwa total inflow sejak awal tahun baru mencapai $27,4 miliar, turun sekitar 30% dari total inflow tahun sebelumnya sebesar $41,7 miliar.
BACA JUGA: Pemicu Harga Bitcoin Terus Turun, Investor dan Ritel Tunjukan Tren Pelemahan
Pemicu lonjakan pasar sebelumnya sudah tidak ada
CryptoQuant juga menyoroti bahwa faktor pendorong pertumbuhan harga di tahun-tahun sebelumnya kini tidak lagi berperan, seperti kemenangan Donald Trump dalam pemilu 2024 mendorong Bitcoin menembus $100.000 pada Desember, serta peluncuran beberapa perusahaan Treasury BTC di 2025 mendorong harga menembus $120.000 pada Agustus.
Namun, laporan tersebut menyebutkan pemicu tersebut kini hilang.
CryptoQuant mempertanyakan apa katalis kuat yang dapat mendorong permintaan Bitcoin pada 2026, mengingat opsi besar seperti cadangan strategis Bitcoin pemerintah AS “tampaknya tidak realistis”, dan penurunan lanjutan suku bunga The Fed sudah diantisipasi pasar.
Polanya sesuai dengan siklus empat tahunan
CryptoQuant menilai tren penurunan ini selaras dengan pola empat tahunan Bitcoin, seperti siklus 2014–2017 dan 2018–2021. Siklus saat ini (2022–2025) juga tampak mendekati akhir berdasarkan pola tersebut.
Namun, saat ini Bitcoin terus melanjutkan tren bearish, dan setelah sempat pulih ke kisaran $91.000, harga kini kembali turun lebih dalam. Berdasarkan data perdagangan Jumat, 21 November 2025, Bitcoin saat ini diperdagangkan di sekitar $86.300, menandai penurunan signifikan dari level support sebelumnya di area $90.000–$92.000.

Koreksi ini memperkuat sinyal bearish yang disebutkan dalam laporan CryptoQuant sebelumnya, yang menyoroti melemahnya permintaan institusional dan menurunnya minat dari perusahaan treasury Bitcoin.
Kondisi bearish ini juga selaras dengan penurunan indeks Bull Score ke level ekstrem 20/100 serta harga yang kini jauh di bawah moving average 365 hari di $102.000.
Penurunan aktivitas pembelian oleh perusahaan-perusahaan besar seperti perusahaan treasury milik Michael Saylor, serta arus masuk ETF yang melambat, semakin menekan sentimen pasar.
Dengan BTC menembus ke bawah level psikologis $90.000 dan kini bertahan di kisaran $86.300, risiko kelanjutan tren turun semakin meningkat, meski pantulan harga 40–50% dalam kondisi bearish tetap memungkinkan seperti yang dicatat CryptoQuant.


