Bitcoin Anjlok Usai The Fed Beri Sinyal Terus Naikkan Suku Bunga

Share :

Portalkripto.com — Harga Bitcoin anjlok ke level $20.000 pada Jumat (26/8) malam, setelah Ketua The Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bank sentral AS akan terus menaikkan suku bunga untuk menekan inflasi.

“Ini adalah upaya yang tidak menguntungkan untuk mengurangi inflasi. Kegagalan untuk memulihkan stabilitas harga akan memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat AS,” kata Powell dalam konferensi tahunan The Fed di Jackson Hole, Wyoming, Jumat (26/8).

Saat artikel ini ditulis, data CoinMarketCap menunjukkan, BTC diperdagangkan di harga $20.026 atau turun 6,12% dalam 24 jam. Aset kripto terbesar itu tercatat telah turun 70% dari titik tertingginya pada November 2021 di $69,044.

Sementara Ethereum, kripto terbesar kedua, diperdagangkan di $1.502 atau turun 11,2% dalam 24 jam. Kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan juga kembali menukik ke bawah $1 triliun, tepatnya $973 miliar.

The Fed telah beberapa kali menaikkan suku bunga di tahun ini untuk menjinakkan inflasi. Saat ini, inflasi AS masih berada di level tertinggi dalam empat dekade terakhir.

Kondisi ini menyebabkan dolar AS menguat. Sementara pasar lain, seperti pasar ekuitas dan kripto cukup terpukul karena investor menjauhi aset berisiko dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi.

Pidato Powell di Jackson Hole juga membuat Dow Jones turun 1,6%, S&P 500 turun 1,9%, dan Nasdaq 100 turun 2,5%. Bitcoin dan pasar kripto secara umum telah berkorelasi erat dengan pasar saham, mengingat investor cenderung memperdagangkan aset digital seperti saham teknologi.

DISCLAIMER : Bukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset crypto masih beresiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.